Planner Dikota Kecil Dua orang planner seangkatan yang sudah lama tak jumpa kebetulan saling bertemu disebuah pesta perkawinan dan saling tukar pengalaman...... “Waduh .... ternyata jadi planner itu pusing juga ya mas?!..... Saya kena ditugaskan memimpin perencanaan pembangunan disebuah kota besar yang jumlah penduduknya terus saja bertambah.... baik karena urbanisasi maupun karena angka kelahiran.........”. “Oo...kasihan situ.. Kalau saya sih lumayan beruntung mas..... Saya ditugaskan merencanakan pembangunan disebuah kota kecil yang jumlah penduduknya selalu tetap dan tak pernah berubah.......”. “Lho kok bisa?.........”. “Lha iya..... Wong soalnya setiap kali dikota saya itu ada seorang wanita yang hamil....... pasti esoknya ada seseorang yang pergi meninggalkan kota itu mas......”.
