Pak Risfan ysh, para aktor pembangunan itu juga punya fenomenologi
sendiri, dalam arti punya pertimbangan dan harapan tersendiri. Apakah
perencana mampu memahami mereka, dengan cara apa? Menarik pak untuk
didiskusikan. Salam.

-ekadj


--- In [email protected], Risfan M <risf...@...> wrote:
>
> Rekans ysh,
>
> Waktu rame2 demo "100 hari kabinet" kemarin kebetulan saya sedang ada
di gedung bertingkat. Memandang kelompok warga berarakan, memprotes
Pemerintah. Saya menjadi sadar, bahwa sementara masyarakat dan
pemerintah berkonflik untuk "protes entah apa", ada kelompok penentu
pertumbuhan fisik kota, yang tidak ada hubungannya dengan "rakyat dan
pemerintah", yang justru menentukan.
>
> Setelah kursus fenomenologi dari teman2 Referensiers saya jadi sadar,
bahwa aktor pembangunan (pemodal, pengembang, pelaku ekonomi) itu perlu
diperhatikan, dikaji pola pikir dan tindakannya. Karena bukanlah Chicago
Bulls atau LAkers yang menentukan arah pembangunan ekonomi dan fisik
kota. Mungkin lebih dari kemampuan pemerintah sendiri, apalagi yang
sedang didera democrazy seperti sekarang ini.
>
> Bagaimanakah kegiatan ekonomi itu beerlangsung dan mempengaruhi
fisik/lingkungan kota? Bagaimana langkah2 sederhana untuk memahaminya?
>
> Salam,
> Risfan Munir
>



Kirim email ke