Rekan permias@ yth, Dengan akan banyaknya partai yang ikut pemilu tahun depan, benturan-benturan kepentingan antar pengikut partai sudah pasti akan tidak terhindarkan, dari benturan halus, setengah kasar, sampai yang kasar dan sangat kasar, apalagi pada masa kampanye hingga mendekati 'D-day'-nya. Kejadian-kejadian tersebut sudah barang tentu tidak akan dapat sepenuhnya dicegah, diatasi, dan ditanggulangi ABRI dan polisi. Lalu, munculah ide 'RaTih' untuk mengantisipasi antara lain hal tsb. Yang masih jadi 'ganjelan' saya adalah: 1. Apakah 'RaTih' ini memang satu-satunya pilihan terbaik yang bisa dilakukan dalam kurun waktu kurang dari 6 bulan ke Pemilu? (catatan: Gus Dur setuju asal Wiranto yang bertanggung jawab) 2. Apakah tidak ada cara lain untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya 'kemelut' bangsa ini menjelang Juni tahun depan? Seandainya teman-teman Permias@ berkenan untuk mendiskusikan antisipasi ataupun memberikan alternatif pemecahan masalah tsb di atas, tentu akan banyak membantu Pak Wiranto memilih cara terbaik (yang lebih dapat diterima masyarakat banyak) dalam mengamankan negara dan bangsa kita ini. Karena waktunya mendesak (sebelum RaTih diputuskan untuk dilakukan), marilah kita mulai 'brain storming' ide yang berkaitan dengan 'RaTih' tsb. Barangkali ada teman yang berkenan jadi moderator? Mas Pandu, punya waktu nggak? Salam, Budi
