Siapa yang bisa melawan kebenaran?
Uang, Kuasa atau Cendana??
Toch, semuanya akan terkalahkan oleh waktu jua.
peace.
Eko Sujitno [Amoseas Indonesia] wrote:
>
> Ada yang berani bertindak sesudah ini ? Jawabnya tidak !
>
> -----Original Message-----
> Sent: Friday, December 18, 1998 6:22 PM
> Subject: MAR'IE MUHAMMAD DAN BEDDU AMANG TUNJUK HIDUNG SOEHARTO
>
> ----------------------------------------------------------
> ----------------------------------------------------------
>
> MAR'IE MUHAMMAD DAN BEDDU AMANG TUNJUK HIDUNG SOEHARTO
> JAKARTA (SiaR, 18/12/98), Semua menjadi jelas, tinggal bagaimana keberanian
> Jaksa Agung M Ghalib menindak-lanjutinya. Hal ini terjadi setelah, Kamis
> (17/12) kemarin seusai pemeriksaan di Kejagung, mantan Menteri Keuangan
> Mar'ie Muhammad dan mantan Kabulog Beddu Amang menunjuk hidung mantan
> Presiden Soeharto sebagai orang yang memerintahkan mereka sehubungan kasus
> Mobil Nasional (Mobnas) Timor dan kasus korupsi PT Goro Batara Sakti.
> Mar'ie Muhammad yang julukannya "Mr Clean" itu, mengaku dirinya tak mampu
> bersikap apa-apa, karena proyek Mobnas merupakan perintah langsung Soeharto.
> "Semua yang saya lakukan hanya menjalankan perintah," katanya di hadapan
> puluhan wartawan.
> Ketika didesak terus-menerus, Mar'ie kembali menegaskan bahwa ia hanya
> menjalankan perintah. "Pokoknya, saya hanya jalankan perintah, kan Anda tahu
> ada Keppres dan Inpres. Lha apa itu?" ujarnya balik bertanya kepada para
> wartawan.
> Meskipun diperiksa secara berbeda, ternyata Beddu Amang yang didampingi
> penasehat hukumnya, Amir Syamsuddin SH mengeluarkan pernyataan yang senada
> dengan Mar'ie Muhammad. Bedanya, jika Mar'ie menegaskan peranan Soeharto
> langsung dari mulutnya, Beddu Amang melalui mulut Amir Syamsuddin.
> "Ya, anda tahu kan atas perintah beliau_, Pak Harto dan anak-anaknya," ujar
> Amir Saymsuddin dalam kasus tersangka Beddu Amang tentang dugaan korupsi
> seputar pembatalan tukar guling (ruislaag) tanah PT Goro Batara Sakti dengan
> Bulog.
> "Saya tidak bisa menolak. Saya harus melaksanakannya. Saya 'kan masih
> Kabulog waktu itu. Siapa yang berani menolak perintah atasan," kata Beddu
> Amang. Beddu Amang menunjuk surat Menkeu, Mensesneg, dan Dirut PT Goro
> Ricardo Gelael sehingga dirinya tak berdaya.
> Ricardo Gelael merupakan seorang pengusaha yang dikenal dekat dengan
> putra
> Soeharto, Hutomo Mandala Putra alias Tommy.***
>
> ----------
> Didistribusikan tgl. 18 Dec 1998 jam 12:18:17 GMT+1
>
>
>------------------------------------------------------------------------
>
> Part 1.2 Type: application/ms-tnef
> Encoding: base64