-----Original Message-----
From: Hadeer <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED] <[EMAIL PROTECTED]>
Date: Friday, January 22, 1999 11:38 AM
Subject: Lagi Untuk Lumbantobing
Perhatikan perusahaan - perusahaan "cina" seperti Astra, BCA dan lain - lain ....
Bagaimana dikriminasi dalam gaji, pangkat, status, terhadap orang - orang pribumi....
Bagaimana dengan rapat - rapat yang mereka adakan di saat - saat orang islam harus shalat jumat....Keadilan belum terjadi...... maka akan ada "Keadilan" yang lain....
.......................
Hadeer wrote:
Alexander Lumbantobing wrote:
Kalau soal penentuan kriteria masuk UMPTN, memang melibatkan juga masukan dariTolong sekali lagi bukti nya mana .... ? Masukkan yang seperti apa dari MAHASISWA untuk penentuan kriteria UMPTN ?.
mahasiswa.Kalau saya bilang bahwa untuk masuk UMPTN ada kuota berdasarkan agama dan
kecenderungan untuk membatasi WN keturunan tertentu, itu menunjukkan bahwa
sistem pendidikan di Indonesia belum 'fair'. Jangan salah tangkap maksud
kalimat saya ini. Ini untuk menunjukkan betapa dipersulitnya WN beragama
tertentu dan juga keturunan tertentu untuk dapat masuk ke PTN. Jadi kalimatsaya ini bukan pernyataan untuk memamerkan sesuatu atau menonjolkan kepandaianKeadilan untuk seluruh rakyat Indonesia atau Keadilan untuk segelintir orang ..... ????? Mau Pilih Mana ?
orang-orang terkena kuota yang berhasil masuk ke PTN. Kalimat itu hanya
membeberkan fakta, bahwa - dikarenakan kuota tak tertulis itu - seseorang yang
terkena kuota itu harus kerja keras berlipat ganda mengatasi ketidak-adilan
yang dipraktekan secara melembaga seperti itu.Jika dibandingkan dengan diPernah saya baca di Koran Kompas Surat Pembaca bahwa British Council Jakarta mengadakan test penerimaan Beasiswa diadakan Hari Jumat... pukul 12.00 siang....saat dimana orang Islam shalat Jumat .....ANEH kan ?
USA, maka UU di sini melarang lembaga-lembaga pendidikan di USA untuk memilih
calon siswa berdasarkan: agama, keturunan, orientasi seksual, ras, dll.Alex Lumbantobing...janganlah melihat yang namanya USA itu seperti DEWA....apakah mereka juga menjalankan Keadilan menurut UU mereka....Dont be so naif laa.....lihat Kongres di USA tentang Israel dan Palestina....lihat Irak......
Saya pun pernah merasakan
ketidakadilan....
Awal tahun 1995 saya pernah tidak diterima kerjadi Kantor
Akuntan Publik Terkenal hanya karena saya berjilbab, kesimpulan ini saya
dapatkan dari Kantor Tersebut.
Itu dikatakan pihak mereka ketika saya menanyakan hasil test
saya karena tidak ada khabar...mereka mau menerima kalau jilbab saya
dibuka...dan mereka tidak mengatakan bahwa saya tidak diterima karena gagal
test.
Yang membuat saya kesal waktu itu....kalau memang tidak mau
menerima yang berjilbab seharusnya jangan dipanggil untuk test aja...jangan
mengadakan test tapi basa basi....
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Keukeu Nurjannah Abdullah
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia)
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Hadeer
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing meydi rianto
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia)
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing alex
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing bRidWaN
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Alexander Lumbantobing
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Hadeer
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Alexander Lumbantobing
- Re: Lagi Untuk Lumbantobing Hadeer
