Bonnyku kelihatannya tidak begitu suka sama orang beragama??
Memang banyak orang beragama yang memberikan contoh buruk didunia ini,
tapi bukan berarti ajarannya yang salah.
Anda boleh saja memaki-maki kelakuan teman-teman kami yang tidak
menjalankan ajarannya dengan benar. Tetapi jika anda memaki-maki agama,
anda sendiri tidak menghormati apa yang namanya HAM tsb.
Semoga Tuhan mengampuni ucapan maupun kelakuan kita semua yang menghujat
nama Tuhan.
peace.
Bonnyku wrote:
>
> Payah ..... payah betul .......................
> Efron kelihatannya benar-benar tidak-mengerti INTI
> argumen-nya si Andrew.
> paaaayaaaaaaaaaaaaaaaaaaaahhh ......................
>
> Andrew berkata .... tidak masalah entah itu Islam-lah
> maupun Kristen-lah .... ada-ada saja pengikut-pengikut-nya
> yang otak-nya isi-nya sampah.
>
> Tapi saya yakin 100% bahwa baik agama Kristen maupun
> agama Islam secara TEORI "tidak pernah" mengajarkan
> umat-umat-nya untuk memperkosa orang lain, membunuh,
> menteror, membakar rumah-ibadah orang lain.
>
> Namun secara PRAKTEK, pengikut-pengikut-nya banyak
> yang berotak-udang .... dan memang dasar orang goblok ...
> yah mau bilang apa lagi ??
> Dan parah-nya lagi, isi otak udang itu adalah kotoran !!!
>
> Berdasarkan apa yang saya baca dari email-nya si
> Andrew, saya rasa introspeksi-nya dia cukup bagus.
> Paling tidak, bila suatu problem atau beberapa permasalahan
> sudah bisa dideteksi sedini mungkin....
> proses perbaikan diri sudah bisa dimulai.
>
> Jelek-nya di Indonesia .... semua orang-orang yang
> otak-nya kotor, provokator, dan ingin obok-obok sana-sini,
> TIDAK ADA SATU-pun yang merasa sedikit salah,
> atau ada kesalahan.
> Yah, kalau macam begini, Bagaimana mau memperbaiki situasi ??
>
> Jadi saya minta...... bagi semua orang yang memang
> punya otak dan memang pernah masuk kuliah ....
> tolong otak-otak kotor dan yang diskriminatif dihilang-kan, deh.
> Karena saya sudah MUAK melihat perbuatan kalian.
>
> Karena perbuatan kalian MELANGGAR hukum Pancasila,
> UUD '45, hukum human-rights, dan SEMUA ajaran-ajaran
> agama kalian masing-masing.
>
> So ..... for all of you who still fight about religion
> (but in reality ... is full of bullshit and very discriminative)
> those who are Christians .... you can shove your
> Holy Bible up your ass.
> And those who are moslem ... you can shove your
> Holy Al 'Quran up your ass, too.
>
> ---------------------------------------------------------------
>
> "Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia)" <[EMAIL PROTECTED]> �rta:
> > Bung Andi Pattiwael,
> >
> > Tulisan Anda membuktikan Anda tinggi rohani yang memang plin-plan. Dari mana
> > alasan Anda mengatakan PGI dan kita (orang Kristen) berkelemahan seperti
> > yang Anda tulis? Jika ini suatu otokritik, boleh juga. Namun jangan salah
> > untuk menggebyah-uyah orang Kristen.
> >
> > Memang di Maluku mayoritas penduduknya Kristen. Juga di Aceh dan banyak
> > tempat lainnya mayoritas penduduknya Islam. Namun banyak orang tahu (saya
> > juga) bahwa penyerangan terhadap minoritas bukanlah ciri suatu kaum
> > mayoritas.
> >
> > Kalau memang dikatakan orang Kristen (di Ambon) lemah imannya memang benar
> > alias kristen-kristenan. Mereka menjadi Kristen karena memang keturunan.
> > Tidak sedikit juga dari mereka yang masih mengandalkan jimat yang datang
> > dari kuasa gelap.
> >
> > Yang Anda lupakan bahwa dalam kultur masyarakat pada umumnya belum pernah
> > saya jumpai penolakan terhadap perbedaan agama. Ini dapat Anda rasakan jika
> > berkunjung ke banyak tempat yang berbeda di Indonesia. Jadi, nggak perlulah
> > memaki-maki orang Kristen dengan cara ini. Yang penting kita bersyafaat bagi
> > kehidupan damai di Indonesia.
> >
> > Wassalam,
> > Efron
> >
> > -----Original Message-----
> > From: Andrew G Pattiwael [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> > Sent: Friday, 22 January, 1999 09:11
> > To: [EMAIL PROTECTED]
> > Subject: Untuk Yg Kristen
> >
> > Rekayasa lagi? bukan rekayasa tetapi memang kelemahan orang Kristen
> > Indonesia. Kelemahan Organisasi Persekutuan Gereja Indonesia yang
> > masih suka PLIN-PLAN dalam mengambil keputusan.
> > Akuilah, Kristen Indonesia juga bringas, akui kita juga masih bisa
> > diprovokasi, akui kita bukan hanya korban dalam sejarah indonesia,
> > tetapi dapat menjadi tukang teror
> >
> > KELEMAHAN KITA SEBAGAI KRISTEN INDONESIA:
> > 1. Masih ragu untuk berdiri dibelakang atau seiring dengan Muslim
> > Reformator
> > 2. Tidak bisa mengeluarkan pernyataan Keras untuk mengutuk kekerasan
> > yang terjadi antara Kristen Vs. Indonesia.
> > 3. Tidak berani membela SALIB YESUS dan menderita seperti Yesus
> > 4. Tidak bisa mandiri
> > 5. Terus menerus MENUNGGU hingga Kiamat
> > 6. Masih lemah iman
> >
> > Kalau memang ada (Pasti Ada) seorang Kristen yang berdiri dibelakang
> > aksi-aksi provokasi belakangan ini di tanah air, Kasihan Yesus sudah mati
> > dan
> > bangkit untuk anda, tetapi anda masih ingin terus dibeli oleh Iblis.
> >
> > Jangan terus-menerus mengatakan provokasi, kesalahan kita, KENAPA KITA
> > MASIH BISA TERUS DIPROVOKASIKAN atau TIDAK DAPAT MEMADAMKAN API YANG
> > DIBAKAR OLEH PARA PROVOKATOR
> >
> > SCORE BOARD: 2-1 untuk yg Kristen/Nasrani
> >
> > Kristen di Kupang dan Ambon, Horeee OKNUM-OKNUM KRISTEN, kalian sudah
> > membalas dendam yang selama ini disimpan. Semoga Yesus terbakar di
> > neraka. Betul sudah cerita orang, Kristen Indonesia Timur menginginkan
> > kemerdekaan, menjadi REPUBLIK KRISTEN ALA SOEHARTO (Whoever deh...)
> >
> > Kupang, Ambon, setelah itu yang mana?
> > LISTING YANG ADA:
> > Jayapura, DILLI, MANADO, SALATIGA, PADANG SIANTAR, BIAK....
> >
> > tinggal pilih.....mana lagi tempat yang bisa menunjukan KEBERINGASAN
> > KRISTEN yang katanya bukan agama kekerasan itu (Kristen cocok juga
> > sekarang disebut Kristen Terorisme)
> >
> > Mati sudah Kristen Nasionalisme.
> >
> >
> > Andrew Pattiwael <---- Ambon Kristen Kewarganegaraan RI (Until...?)
> > (Until saudara-saudara Kristen memutuskan untuk keluar dari
> > Republik Indonesia)
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > On Fri, 22 Jan 1999, bRidWaN wrote:
> >
> > > Bung Blucer dan Rekan Permias@ lainnya,
> > > Betul kata anda, kita tidak diajarkan kekerasan
> > > oleh Agama, juga oleh Orang Tua kita masing-masing.
> > > Justru kita diajarkan untuk hidup dalam kedamaian.
> > >
> > > Berikut saya forwardkan berita dari Radio Nederland
> > > hanya untuk informasi saja.
> > >
> > > Salam,
> > > bRidWaN
> > >
> > > ------------
> > > >>* PIHAK CENDANA MEMBANTAH TELAH MENDALANGI KERUSUHAN AMBON DAN KUPANG
> > > >>
> > > >>Drs. Rusdy Muchtar dari LIPI mengatakan kepada pers Jakarta, jelas ada
> > > >>pihak yang memanas-manasi keadaan di Ambon. Sampai dimana keterlibatan
> > > >>militer di Ambon ?
> > > >>Kedamaian yang meliputi nusantara selama bulan Ramadan, meskipun
> > > >>terganggu dengan perkembangan di Aceh kini jelas diragukan
> > > >>kelestraiannya. Di Jakarta para pejaba tinggi, pemuka agama dan
> > > >>pemimpin-pemimpin suku berturut-turut mengeluarkan statement mengimbau
> > > >>masyarakat khususnya di Maluku agar tenang dan tidak menimbulkan perang
> > > >>saudara. Hal itu dinyatakan pejabat Ketua Umum Majlis Ulama Indonesia
> > > >>(MUI) KH Ali Yafie. Sekretaris Jenderal Persekutan Gereja-Gereja di
> > > >>Indonesia (PGI) maupun para pemimpin masyarakat Maluku di Jakarta
> > > >>menyatakan keheranan mereka bagaimana mungkin hubungan harmonis antar
> > > >>agama di Maluku yang sudah berlangsung ratusan tahun tiba-tiba bisa
> > > >>retak karena soal sepele.
> > > >>Meski Kapolri Letjen Polisi Rusman Hadi menyatakan bahwa kejadian di
> > > >>Ambon Maluku merupakan kriminal murni, namun Nuku Sulaiman, tokoh pemuda
> > > >>dari Maluku Utara berpendapat bahwa tentaralah yang berada di belakang
> > > >>kerusuhan SARA itu. Pendapat ini pun diaminkan banyak pihak yang melihat
> > > >>bagaimana hal itu sudah disinyalir Majalah Tajuk yang mengutip seorang
> > > >>perusuh di Kupang. Insiden Kupang direkayasa, demikian pula Ambon.
> > > >>Dikemukakan antara lain bahwa rencana kerusuhan Ambon direncanakan di
> > > >>Hotel Cemara Jakarta oleh para pendukung kelompok Cendana.
> > > >>
> > > >>Menurut Tajuk pertemuan dipimpin oleh SS, seorang wartawan harian
> > > >>terkenal di Jakarta. Di situ dibicarakan soal kerusuhan berskala
> > > >>nasional. Dana disediakan oleh SH, keluarga mantan presiden Soeharto.
> > > >>Menurut seorang saksi yang dikemukakan Majalah Tajuk sasaran berikutnya
> > > >>adalah Alor dan Ambon. Seorang provokator memang tertangkap di Alor tak
> > > >>lama setelah insiden Kupang. Karena itu Majalah Tajuk yang mengutip
> > > >>laporan suatu tim tehnis menduga insiden Kupang adalah bagian dari
> > > >>skenario konflik di tingkat elit nasional untuk membenturkan umat Islam
> > > >>dengan warga Kristen. Edisi Majalah Tajuk nomor 24 ini beredar seminggu
> > > >>sebelum peristiwa di Ambon.
> > > >>
> > > >>Namun baik Sugeng Suparwoto maupun Siti Hardiyanti Rukmana dan mantan
> > > >>KSAD Hartono membantah keterlibatan mereka dalam persiapan aksi-aksi
> > > >>kerusuhan itu. Namun demikian ada juga yang berani mengakui keterlibatan
> > > >>anggota-anggotanya. Ini diakui seorang tokoh ormas pemuda kepada
> > > >>kalangan wartawan ibu kota. Yang terbakar kan hanyalah gedung-gedung
> > > >>ibadah saja, katanya. Dan ini gampang dibangun kembali, ujar pendukung
> > > >>Soeharto itu dengan enteng.
> > > >>
> > > >>Tanggap 16 Januari yang lalu sebenarnya Kapolri Rusman Hadi meramalkan
> > > >>bahwa pasca Ramadan nanti keadaan Kamtibmas akan kian memanas.
> > > >>Perkiraannya itu didasarkan pada dua agenda politik yang akan digelar
> > > >>tahun ini, Pemilu dan Sidang Umum. Sementara itu tokoh-tokoh pemuda
> > > >>Maluku di Jakarta melihat kejadian di Ambon itu menunjukkan adat pela
> > > >>telah melemah atau oknum-oknum provokator itu terlalu kuat.
> > > >>
> > > >>Seperti diketahui menurut pers ibukota dalam peristiwa Kupang ada
> > > >>indikasi bahwa sejumlah oknum aparat keamanan terlibat. Pejabat ketua
> > > >>umum MUI Kyai Haji Ali Yafie pun berkomentar di televisi bahwa agama
> > > >>dikorbankan untuk kepentingan sesaat. Ada yang mengkambing-hitamkan
> > > >>agama, katanya. Iapun menyatakan para pemimpin agama samasekali tidak
> > > >>bisa bayangkan bagaimana mungkin pertikaian agama bisa terjadi di
> > > >>Maluku. Iapun bertanya mengapa baru sekarang terjadi.
> > > >>
> > > >>Sementara ini 4.000 pengungsi telah dievakuasi dan 22 orang telah
> > > >>tewas. 3 masjid dan 3 gereja terbakar. 100 orang luka-luka.
> > > >>Kerusuhan sudah menjalar ke pulau Seram dan Sanana. Potensi
> > > >>kerawanan memang ada dimana-mana. Perusuh-perusuh terlatih dari
> > > >>Jakarta pun sudah menyebar ke seluruh Nusantara. Harian Manado
> > > >>Post pun memberitakan mengenai kerusuhan di Kakas pada hari
> > > >>Minggu dan di Bolaang Mongondow hari Senin lalu bersamaan dengan
> > > >>peristiwa Ambon.
> > > >>
> > > >>Namun perkelahian antar warga di Kakas - Minahasa dan Poyoa Besar -
> > > >>Bolaang Mongondow, tidak sempat menyebar. 11 orang tertembak di
> > > >>Kakas dan diungsikan ke rumah sakit Bethesda Tomohon. Sedangkan
> > > >>di Poyoa Besar, 9 rumah dibakar. Perkelahian di Poyoa Besar dimulai
> > > >>ketika Tony Kapoyos dicegat dan dipukul oleh Poping dan Santo.
> > > >>Maka terjadilah pertarungan antar warga Poyoa dan desa Tabang,
> > > >>dan 9 rumah dibakar serta 18 rumah dirusak secara total.
> > > >>
> > > >>Di Minahasa yang terjadi adalah perkelahian rakyat desa Tonelet
> > > >>dan Pakeletan. Entah dari mana massa tiba-tiba muncul dengan
> > > >>membawa senjata-senjata berkaliber 4,5 milimeter. Maka jatuhlah
> > > >>korban di antara rakyat sesama Sulawesi Utara itu.
> > > >>
> > > >>Sementara ini diberitakan bahwa di perbatasan Minahasa - Bolaang
> > > >>Mongondow diadakan pemeriksaan bis-bis yang akan masuk kabupaten
> > > >>Minahasa. Sedang kapal-kapal yang tiba di Bitung diperiksa pula
> > > >>karena dikuatirkan para provokator akan menyusut terus ke Menado.
> > > >>Sebagian pemuda gereja di Menado pun ikut menjaga masjid-masjid
> > > >>di sana. Sebaliknya pemuda masjid menjaga gereja-gereja Menado.
> > > >>
> > > >>Tetapi sebagaimana dikatakan seorang penduduk Menado, bagaimana kita
> > > >>bisa mencegah masuknya orang-orang berdasi yang mendarat dengan kapal
> > > >>terbang dari Jakarta? Kini apapun yang dikatakan para pejabat pemerintah
> > > >>namun sulit untuk membantah pendapat masyarakat umum bahwa ada pejabat-
> > > >>pejabat tinggi sengaja melakukan kekacauan di propinsi-propinsi.
> > > >>Bukankah jika sepertiga wilayah Nusantara sudah kacau, keadaan darurat
> > > >>militer atau SOB sudah dapat dicanangkan, ujar seorang pengamat.
> > > >>
> > > >>Yang juga banyak dipertanyakan orang saat ini ialah apa saja yang
> > > >>dibicarakan Try Sutrisno, Wiranto dan Soeharto dalam dua pertemuan
> > > >>di Cendana menjelang lebaran?
> > > >>
> > > >>-----------------------------------------------------------------------
> > > >>Radio Nederland Wereldomroep, Postbus 222, 1200 JG Hilversum
> > >
> > >
> > > At 15:08 21/01/99 -0500, Blucer Rajagukguk wrote:
> > > >Hati-hati dengan berita ini.
> > > >Pengadu dombaan antara Islam dan Kristen dimulai lagi.
> > > >Kepada seluruh orang beragama, waspadalah!!
> > > >Dalam agama Islam maupun Kristen tidak diajarkan kekerasan.
> > > >Hanya orang-orang yang berniat buruklah yang mau mengadu
> > > >domba kedua agama samawi ini.
> > > >Kepada para pemimpin agama maupun orang-orang yang
> > > >bertaqwa kepada Tuhan. Marilah kita ikut serta aktif
> > > >untuk ikut menenangkan keadaan dan memberikan nasehat
> > > >kepada teman dan saudara kita untuk tidak termakan
> > > >perangkap yang jahat ini.
> > > >peace.
> > >
> > > >Priyo Pujiwasono wrote:
> > > >> FYI..
> > > >> dari seorang teman.
> > > >> Salam prihatin...,
> > > >> ~yo
> > > >> ---------- Forwarded message ----------
> > > >> Date: Thu, 21 Jan 1999 08:57:10 +0100
> > > >> From: Hafit Isandono
> > > >> Subject: ambon terbakar
> > > >>
> > > >> Berita dari pk-timur@:
> > > >>
> > > >> Kesucian Iedul Fitri ternoda . Kamis 21 Januari Pk. 12.00 Saya
> > > >> mendapat berita dari Posko Keadilan - DPW P. Keadilan Propinsi
> > > >> Maluku sbb:
> > > >> Kamis (21/1) subuh hari kerusuhan antar warga di Ambon semakin
> > > >> menggila. Kampung muslim Wailete diserbu oleh orang-orang dari Kampung
> > > >> Hatiwe Besar. Akibatnya Wailete rata dengan tanah. Kedua kampung itu
> > > >> sebenarnya satu desa hanya beda dusun. Penduduk Wailete tidak mengira
> > > >> mereka akan diserang dari belakang dan dari samping sehingga mereka
> > > >> lengah dan tidak mampu menghalau para perusuh?. Serangan mendadak itu
> > > >> terjadi tadi subuh Pk.05.00 dan mereka menyatakan dengan terang
> > > >> "besok kita akan kembali menyerang".
> > > >> Dalam kerusuhan itu 6 orang muslim tewas dan 100 lebih luka-luka.
> > > >> Seorang ketua RT Wailete tubuhnya dicincang-cincang mengenaskan.
> > > >>
> > > >> Para perusuh itu menggunakan panah-panah api dan bertindak brutal.
> > > >> Main bakar dan bumi hangus. Kaum muslimin di kampung-kampung sekitar
> > > >> Wilete sudah
> > > >> mengungsikan kaum wanita dan anak-anak di Kompi C733 dan pos-pos
> > > >> keamanan terdekat. Sementara itu, dilaporkan ada beberapa titik api
> > > >> berkobar di kota
> > > >> Ambon. Sepanjang jalan warga masyarakat bersiap-siap untuk menghadapi
> > > >> para perusuh. Kaum muslimin keluar dari rumah masing-masing membawa
> > > >> parang dan senjata seadanya untuk membela diri.
> > > >>
> > > >> PK. 12.05 siang waktu Ambon - dilaporkan di Desa Airmata China ada
> > > >> warga terbakar sebanyak 35 orang (muslim). Sampai Pk. 13.00 masih
> > > >> banyak korban
> > > >> yang belum terevakuasi dari Airmata China. Diisukan Airpam (air
> > > >> minum) di desa Airmata China tersebut diracuni.
> > > >>
> > > >> Di Kota Ambon sendiri sudah ribuan ummat Islam berkumpul di Masjid Al
> > > >> Fatah. Di kota ini Korban terakhir meninggal 21 orang luka-luka 96
> > > >> orang, Ummat
> > > >> Islam posisinya hanya bertahan dan berdoa. Mereka setia dengan ikatan
> > > >> perjanjian damai dengan pihak Nasrani. Penyerangan terencana dan
> > > >> terorganisir dilakukan oleh pihak Kristen.
> > > >>
> > > >> Ketua Dewan penasihat P. Keadilan Ust. Abdul Aziz Arbi sudah ada di
> > > >> Masjid Al Fatah bersama ribuan Ummat Islam. DPW. Keadilan siaga I ---
> > > >> Dalam kejadian di Ambon kemarin itu Rumah Wakil Ketua DPW partai
> > > >> keadilan Bpk Budi Santoso habis terbakar....
> > > >>
> > > >> Sementara itu transportasi dan akomodasi di kota Ambon sudah lumpuh.
> > > >> Karena Ambon merupakan Pulau kecil sulit bagi Ummat Islam meloloskan
> > > >> diri ke tempat lain.... Mohon seluruh Ummat islam mendoakan
> > > >> saudara-saudaranya di Ambon.
> > > >>
> > > >> Para ikhwah yang ingin mengakses berita dari Partai keadilan bisa
> > > >> menghubungi Posko Keadilan 0911- 378842
> > > >> Untuk mengirim bantuan dana No rekening pada BCA Ambon a/n Ahmad Zaki:
> > > >> 0440071830, dan H. Muhammad Kasuba : 0440190456
> > > >>
> > > >> Wassalamu Alaikum Wr, Wb.
> > > >>
> > > >> Ahnuur
> > >
> >