Turut mendukung seruan ini, walaupun tidak sempat datang ke Ciganjur :).
Semoga seruan ini bisa mengurangi bahkan menghentikan
kekacauan-kekacauan yang ada.
Ucapan salut dan hormat kepada Gus Dur yang selalu waspada dan setia
kepada rakyat.
Walaupun secara fisik dan material saya tidak memberikan kontribusi
apa-apa, tetapi batin saya akan selalu berdoa untuk pemimpin yang mau
berkorban untuk mempersatukan bangsa ini.
peace.
bRidWaN wrote:
>
> Rekan Rekan yang budiman,
>
> Berikut adalah konsep seruan : "MARILAH KITA HENTIKAN
> PERTIKAIAN" yang direncanakan akan dibacakan dan
> ditanda-tangani oleh berbagai Tokoh dan Pemuka
> Masyarakat serta oleh siapa saja yang berkemauan baik,
> pada hari ini jam 1 siang di kediaman Gus Dur (Ciganjur).
>
> Salam,
> bRidWaN
>
> *****************************************************************
>
> MARILAH KITA HENTIKAN SEGALA PERTIKAIAN
>
> Berbagai kekerasan yang terjadi dan terus meningkat jumlahnya
> akhir-akhir ini membuat sedih dan prihatin bagi siapa saja
> yang masih menghargai hati nurani. Nampaknya akal sehat
> manusia beradab sudah tidak difungsikan lagi.
> Kami, dengan sedih dan prihatin menginginkan agar semua
> pertikaian dan tindakan kekerasan yang terkutuk ini segera
> dihentikan. Kami ingin agar kehidupan bersama yang penuh
> kedamaian, kerukunan dan persaudaraan yang dinamis segera
> ditumbuhkan lagi.
>
> Untuk itu kami mengajak seluruh anggota masyarakat agar:
>
> 1. Membentuk atau lebih menghidupkan forum-forum kebersamaan,
> khususnya forum kebersamaan antarumat beragama, untuk
> mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan persaudaraan
> 2. Bersatu padu mewaspadai setiap penyebaran isu atau provokasi
> yang meresahkan. Berusaha mencari mereka yang menyadi
> penyebarnya, membawa mereka itu kepada aparat keamanan
> dengan mendampinginya bersama dengan mereka yang bergabung
> di dalam forum-forum kebersamaan antar umat beragama agar
> para penyebar itu tidak dianiaya.
> 3. Membangun ketahanan lokal dengan meningkatkan komunikasi
> antara berbagai kelompok di dalam masyarakat, khususnya
> kelompok antarumat beragama.
> 4. Menjaga diri agar tidak mudah terpancing oleh isu dan
> provokasi. Bila menemukan isu atau provokasi hendaknya
> membicarakan dan mencari sarana penanggulangan dan
> penyelesaiannya melalui forum-forum kebersamaan tersebut
> di atas.
>
> Demikian juga, kami mendesak kepada elit politik agar:
>
> 1. Segera mengakhiri pertikaian mereka, tidak lagi memberikan
> pernyataan-pernyataan yang mengaburkan persoalan yang
> sebenarnya, karena pernyataan-pernyataan itu hanya
> membingungkan dan memecah belah masyarakat.
> 2. Lebih mengutamakan kepentingan bersama dari pada kepentingan
> pribadi dan golongan, mengakhiri segala rekayasa lebih-lebih
> yang mempolitikkan agama, karena hal itu hanya membawa
> akibat pembunuhan, perusakan harta termasuk rumah ibadat
> dan berbagai pertentangan yang membawa kehancuran bangsa.
> 3. Memberlakukan kearifan dengan lapang dada sehingga dalam
> waktu singkat mengupayakan rembug nasional demi kepentingan
> seluruh masyarakat, bangsa dan negara.
> 4. Mengembalikan kepercayaan masyarakat sipil agar dapat ambil
> bagian secara aktif dalam mencari jalan keluar dari kemelut
> yang menimpa bangsa ini.
>
> Demikianlah pernyataan kami; kami sampaikan dengan keprihatinan
> yang mendalam. Sambil berusaha mengupayakannya dalam bentuk
> kerjasama nyata dengan siapa saja yang berkehendak baik, kami
> akan terus menyampaikan ajakan ini sampai bangsa Indonesia yang
> kita cintai bersama ini menjadi betul-betul bangsa yang beradab.
>
> Dinyatakan di Ciganjur, pada hari Senin Kliwon,
> tanggal 25 Januari, 1999.
>
> *****************************************************************