-----Original Message-----
From: CyberGKI <[EMAIL PROTECTED]>
To: GKI <[EMAIL PROTECTED]>
Date: 25 Januari 1999 5:40
Subject: FAX dari Ambon
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Forum Elektronik CyberGKI: Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga!
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Peristiwa Ambon masih belum begitu jelas. Semua berita
tampaknya terblokir dan wartawan independen tidak bisa
masuk. Kita dipaksa untuk percaya berita versi pemerintah
yang validitasnya sering diragukan dari pengalaman
selama ini.
Di gereja kita masing-masing banyak beredar berita-berita
terutama dari saudara-saudara yang masih punya famili di
Ambon/Maluku. Ada banyak versi ceritera, umumnya lebih
mengerikan dari versi pemerintah.
Berikut saya forward sebuah fax yang datang dari Ketua Gereja
Protestan Maluku dikirimkan ke Pusat Geredja Maluku (Moluks
Kerkelijk Centrum) di Belanda. Fax tersebut terpajang di
situs WEB mereka dengan URL: http://www.malra.org/mkc/bindex.htm
atau http://www.malra.org/mkc/maluku/surat.htm
Dikirim pada 22 Januari 1999 dan terpasang di WEB mereka sejak
hari ini tgl 24 Januari 1999.
Tetaplah doakan mereka !
Selamat Melayani,
Kristianto Jahja
______________________LAMPIRAN FORWARD_________________________
Ambon, 22 Januari 1999
Basudara Gandong yang beta kasihi,
Dengan linangan air mata, beta harus menetik Fax ini kepada Basudara
di Belanda. Terlampau sakiiiiiiiiit, berat dan menderita untuk
menceriterakan sebuah kisah baru bagi katong di Maluku. Itulah
perang agama dan Perang Suku, di Maluku, kota Ambon ma...nis.e (?).
Disebut Perang Agama karena terjadi antara Basudara Agama Islam dan
orang Kristen Ambon, yang pada dasarnya memiliki ikatan Pela dan
Gandong. Ini memang aneh dan tidak terbayangkan. Disebut Perang Suku
karena terjadi antara Suku Ambon Kristen melawan Orang Pendatang
yaitu Suku Buton, Bugis dan Makassar (BBM).
Benar-benar merupakan perang jaman dulu, perang manusia belum maju,
karena mempergunakan Parang, Panah dan Bom buatan sendiri dan saling
lemparan dengan batu , baku potong, baku panah. Benar-benar ngeri !!
1. Ternyata Perang ini membawa akibat yang paling besar dalam
kehidupan di Ambon. Banyak Kematian, Banjak Gereja - Mesjid yang
hancur dan terbakar, Pertokoan dan Rumah tinggal yang terbakar
habis. Berarti ada sekian banyak keluarga-keluara Kristen maupun
Islam yang sekarang ini, memang benar-benr tidak memiliki
apa-apa lagi, apakah rumah, pakaian, dan lain sebagainya.
Kasihan, Kasihaaaaaan! Dan yang paling parah ialah tidak ada
makanan - beras, susu untuk bayi dan lain sebagainya.
Benar- benar kasihan. Apalagi kalau dengar orang pukul Tiang
Listrik sebagai alarm di malam hari, betapa semua orang kaget,
takut, bingung dan lain sebagainya termasuk beta di rumah karena
ada 5 keluarga yang lari dari rumahnya dan tinggal cari
perlindungan.
Semua rumah Gereja dijaga oleh anggota Jemaat, pagi - siang dan
malam. Ibu-ibu dan Anak-anak yang tinggal berdekatan dengan
orang Islam semuanya lari dari rumah dan tinggal di beberapa
tempat, seperti di Markas Komando Polisi di Batu Meja dan Perigi
Lima; Asrama Tentara di Waiheru dan Rumah Tiga; Markas Komando
Tentara di Batu Gajah.
Inilah Perang tahun 1999 di Maluku - Perang Suku yang berubah
menjadi Perang Agama.
2. Akibat Perang ini secara detail dalam Angka adalah sebagai
berikut:
Rumah Gereja yang terbakar:
1 Sumber Kasih di Waehaong (GPM) Pulau Ambon
1 Nehemiah Batumerah Tanjung (GPM) Pulau Ambon
3 Benteng Karang (GPM-RK-Sidang allah) Pulau Ambon
1 Nania (GPM) Pulau Ambon
1 Negeri Lama (GPM) Pulau Ambon
3 Pulau Sula (GPM-RK-GBI)
(Tidak boleh lagi membangun Gereja) Maluku Utara
1 Hila Kristen - Gereja Tua (GPM) Pulau Ambon
1 Larike Kristen (GPM) Pulau Ambon
2 Papora - Lokki (GPM - RK) Piru
Rumah Mesjid yang terbakar:
1 Waehoka Karang Panjang - Ambon
1 Benteng OSM Ambon
1 Batu gantung (kampung Beringin) Ambon
1 Gang Pos Ambon - Dirusakkan
1 Batu Bulan Batu Gajah Atas,
1 Waeliha Passo - Ambon.
Rumah yang terbakar Habis milik Umat Kristen:
- Hila Kristen, Larike Kristen, Benteng Karang, Durian Patah,
Nania, Negeri Lama,Nehemia Tanjung, Batu Merah, Sumber Kasih
- Terlamapu banyak orang yang tidak akan memiliki apa-apa lagi
dan hidup mereka akan sangat berat untuk hidup hari ini
maupun yang akan datang.
Jadi Perang ini mengakibatkan terlampaui banyak orang Kristen
Ambon menjadi miskin dan harus mulai dari nol lagi. Kasiha,
Kasihaaaaaan!!
3. Perang ini sepertinya sudah direncanakan secara baik. Mengapa?
Karena sebab perkelahian hanya gara-gara perkelahian yang
terjadi antara 2 orang muda yaitu Sopir Mobil dan Pemuda mabuk
yang meminta Uang dari Sopr di jalan Batu Merah. Sopir
menjanjikan akan memberikannya Uang kalau ia kembali. Ternyata
Ia kembali bukan dengan Uang, tetapi dengan Parang. Lalu dia
turun dari oto dan mengejar Pemuda itu. Ia lari ke dalam kampung
Batu Merah lalu berteriak: Beta kana Potong. (Pada hal seng).
Langsung semua orang Kampung balik mengejar Sopir itu. Tiba di
jalan depan, langsung Orang Batu Merah membakar Rumah orang
Mardika. Ternyata rumah terbakar dan orang Kristen berteriak
bahwa Gereja Batu Merah terbakar. Ternyata tidak Serentak sekian
banyak orang Kristen dari Kudamati, Benteng, Batugantung, Batu
Meja, Belakang Soya semuanya lari menuju ke Batu Merah dengan
Parang untuk berkelahi dengan orang Batu Merah. Perkelahian
terjadi dan untung Polisi datang tepat waktunya sehingga
perkelahian dapat dihentikan. Orang Batu Merah berdiri di
sebelah jembatan dan Orang Kristen berdiri di ujung Jembatan
Mardika siap untuk berperang. Beta ada bersama orang Mardika
sampai jam 21.00 WIT baru kembali ke Markas Polisi di Batu Meja.
Sepanjang jalan, anak-anak Kristen membakar Mobil, Becak dan
pondol-pondok orang Makassar. Kasihan! Terbakar di seluruh Kota
Ambon.
Inilah awal Perang itu dan berlanjut terus sampai Kebakaran
Besar terjadi di mana-mana dan berakibar fatal bagi kehidupan
orang Maluku Kristen dan Islam. Sayang sekali,
Pdt. S. Titaley
Ketua G.P.M.
______________________LAMPIRAN SELESAI_________________________
_ADMIN____________________________________________ [EMAIL PROTECTED] _
_CyberGKI____________________________________________________________
Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel
emas di pinggan perak. Amsal 25:11
___________________________________________________________CyberGKI__
Anda terdaftar dalam i-kan-untuk-cybergki sebagai
[[EMAIL PROTECTED]]
WEB: http://hub.xc.org/scripts/lyris.pl?&enter=i-kan-untuk-CyberGKI
|