biarkan ini menjadi pelajaran untuk kita semua.
salah siapa?
ya jelas pemerintah dan pejabatnya yang tidak memberikan kebebasan dan
alokasi dana yang transparan kepada wilayah timur.

Bonnyku wrote:
>
> Pertahankan Tim-Tim
>
> Sama seperti game komputer
> "MS Age of Empires," dunia
> ini sebenar-nya dikuasai oleh
> berbagai "empires" yang jelas-jelas
> bisa dilihat dengan mata telanjang.
>
> Entah Tim-Tim itu benar-benar
> masuk secara suka-rela atau-kah
> di-aneksasi secara paksa ke Indonesia  ....
> itu bukanlah pokok permasalahan-nya.
>
> Yang penting sekarang bagaimana
> mempertahankan kestabilan ekonomi,
> politik, sosial, dan sebagainya dalam
> tubuh negara RI.
>
> Yang penting sekarang, ADAKAH  tekad
> dari RI itu sendiri untuk mempertahan-kan
> Tim-Tim tetap masuk wilayah Indonesia??
> Bila masih ada, maka silahkan
> pertahan-kan Tim-Tim secara mati-matian.
>
> Karena EFEK  DOMINO dengan
> melepaskan Tim-Tim itu sangat-lah besar.
> Setelah Tim-Tim lepas, maka lepas-lah:
>   -- Irian Jaya, dan langsung dimakan Freeport (USA)
>   -- Aceh, dan langsung dimakan perusahaan
>               minyak (aku lupa nama-nya)
>   -- Riau, dan langsung dimakan Caltex (PT CPI),
>   -- Dan segala macam pulau-pulau
>               di luar pulau Jawa, sebagainya.
>
> Singkat kata, di akhir cerita, negara Indonesia
> itu sebenar-nya hanya terdiri dari Pulau Jawa saja.
>
> Jangan heran sih, toh 85%+ ekonomi Indonesia
> memang ada di Pulau Jawa, karena semua
> harta-harta negara dirampas dan dibawa kabur
> ke Pulau Jawa semuanya.
> Dan jangan heran lagi, bilamana 70%+
> peredaran uang RI berputar di JABOTABEK.
>
> Moral of story:
> Jangan coba-coba melepaskan Tim-Tim.
> Pertahankan-lah ia secara mati-matian.
> Kalau tidak, maukah negara RI itu hanyalah
> terdiri dari Pulau Jawa saja ???
>
> ---------------------------------------------------------------

--
Indi Soemardjan

Be my guest: http://pagina.de/indradi

Kirim email ke