PAN Rekrut Pelajar SMU
detikcom, Jakarta-Para pelajar SMU (Sekolah Menengah Umum), ternyata adalah lahan empuk bagi partai politik baru yang tengah bermunculan. Salah satu yang jeli melihat peluang "pemanfaatan" remaja berusia 16-19 tahun ini adalah Partai Amanat Nasional (PAN) pimpinan Dr Amien Rais. Berkat "kampanyenya", PAN mampu merekrut sekitar 2.000 siswa SMU se-Jakarta untuk sebuah latihan upacara di Istora Senayan Jakarta, Jumat (29/1/1999).
Pelajar SMU yang datang ke Istora dengan menggunakan 27 bus AC Hiba Utama ini, sengaja diajak PAN untuk turut serta memeriahkan upacara pelantikan pengurus DPW (Dewan Pimpinan Wilayah) dan DPC (Dewan Pimpinan Cabang) PAN se-Jakarta. Pelantikan itu akan berlangsung di Istora Senayan besok Minggu, 31 Januari 1999. Dijadwalkan, Amien Rais yang akan memimpin pelantikan itu. Sedang ribuan pelajar SMU se-Jakarta itu direkrut untuk memberi atraksi seni pada acara yang akan dihadiri puluhan ribu massa PAN itu.
Selama di Istora, bersama guru-guru mereka, pelajar SMU yang mengenakan seragam abu-abu putih itu, melakukan latihan bersama-sama. Ada yang menyanyi dan menari. Mereka juga mendapat kaos PAN gratis yang dibagikan di sela-sela latihan.
Aparat kepolisian sendiri tampak mengkuatirkan "rekrutmen" PAN pada pelajar SMU itu. Kapten (Pol) Tayono, anggota reserse dari Mapolda Metro Jaya, yang menyaksikan acara itu, menyatakan bahwa kekisruhan diramal bakal muncul bila pelajar SMU menjadi simpatisan sebuah partai politik. Menurut informasi yang ada di tangannya, di banyak sekolah ada "preman-preman pelajar". Di tengah ramainya partai politik mencari simpatisan, para preman pelajar itu dipastikan akan kontra. Preman yang menjadi simpatisan partai A akan berperang dengan preman simpatisan partai B, dst.
"Kalau ada preman pelajar dari partai lain menyusup ke pelajar yang sedang latihan sekarang, hal itu sangat berbahaya," ujar Tayono, cemas.
Menurut catatan detikcom, partai yang "memanfaatkan" pelajar SMU hingga sekarang baru PAN saja. Entah bagaimana mekanisme rekrutmen itu, langkah PAN ini kemungkinan akan diikuti oleh partai yang lain.