Saya sih bisa merasakan bagaimana 'kesal'-nya
 Daeng Ida membaca beberapa tulisan dari teman
 yang satu itu........emang kesel sih.
 Sama....sama koq...
 Sama dengan betapa kesalnya hatiku membaca
 pernyataan-pernyataan yang keluar dengan
 'sembrono' dari seorang tokoh DPA kita.......:)

 smile juga ah,
 bRidWaN

 -------------------
 At 22:23 29/01/99 -0500, Blucer Rajagukguk wrote:
 |> Namanya demokrasi khan enggak apa-apa sich Bonny usul :))))
 |>
 |> smile
 |> blucer.

 --------------------
  >Notrida Mandica wrote:
  >> DAN ORANG PERTAMA HARUS DITEMBAK MATI ITU ADALAH ANDA BONNY!!!!
  >>
  >> ida

----------------------------
>> >Reformasi di Indonesia
>> >
>> >Saya punya beberapa usul demi
>> >mereformasi Indonesia.
>> >
>> >Bagaimana bila semua ini di-reformasi:
>> >   -- boleh memasar-kan  film-film XXX
>> >   -- dibolehkan-nya agama-agama baru
>> >        untuk hidup di Indo (contoh Shinto, Atheis,
>> >        Kong Fu Chu, Yahudi, dan sebagainya)
>> >   -- penjualan dan pemilikan
>> >          senjata-api secara bebas
>> >   -- legalisasi penjualan ganja untuk
>> >          kepentingan kesehatan saja.
>> >   -- pemilihan presiden RI secara langsung
>> >          (bukan lewat partai-partai)
>> >   -- Pemilihan pejabat-pejabat MPR dan
>> >          MPR secara langsung
>> >          (bukan lewat partai-partai)
>> >   -- Manusia-manusia pemalas di PNS
>> >          dipecat-pecatin saja semuanya.
>> >          Yang produktif ... harus dipertahankan.
>> >   -- Pertamina/Telkom/Indosat/BUMN
>> >           lepas total dari subsidi, dan
>> >           business-partner mereka dari
>> >           LN di-deportasi semuanya
>> >           (contoh:  Caltex, Freeport, dan sebagainya).
>> >
>> >Dan lebih penting lagi, harus ada hukum yang
>> >melindungi rakyat Indonesia.  Yang mana di masa
>> >datang, bilamana Indonesia penuh pemimpin-pemimpin
>> >bajingan, maka rakyat-nya punya hak untuk memberontak,
>> >dan mengganyang mereka demi kepentingan bangsa & negara.
>> >
>> >Jadi, kebebasan memiliki senjata-api sangatlah penting.
>> >Rakyat-pun punya hak untuk menembak-balik ke ABRI,
>> >bila ABRI-nya semena-mena menembaki rakyat.

Kirim email ke