Ternyata judul "Dear Permias and Readers..." cukup tepat.
Helson SIAGIAN
-----------------------
http://gwu.edu/~siagian
-----------------------
On Sun, 7 Feb 1999, Notrida Mandica wrote:
> Dear Permias dan Readers...
>
> Maaf saya tidak dapat menemukan judul yang tepat
> untuk untaian kalimat yang hendak saya tulis
> hari-hariku dipenuhi oleh suara-suara tak bergetar
> seperti kemarin ....
> getaran itu semakin lama semakin sayup... perlahan
> getaran itu melemah dan berhenti
> seperti denyut nadi anak-anak ingusan
> tak terdengar mereka oleh gesekan angin
>
> Jika demokrasi adalah judul terindah bagi suatu bangsa
> maka bangsaku hendak menggunakannya pula
> mereka mengorbankan jiwa dengan sukarela atau dengan pesan
> mereka sama-sama berdarah dan bahkan hilang oleh dahaga tanah
> aliran sari-sari makanan kebebasan tak pernah sampai
> tersebar ke seluruh tubuh
> berhenti mereka di antara lembaran-lembaran kertas berstempel
>
> Maaf jika hidupku adalah demokrasi
> nampaknya ia tak punya judul lagi
> kadang saya merasa sangat berharga dan ingin hidup
> seperti jiwa Chairil Anwar
> namun kadang saya menemukan ketidakbernilaian
> yang mendorongku untuk mengakhiri hidup
> the object of my affection telah mati
> bersama judul tulisan-tulisan tentang demokrasi yang semakin kabur
>
> salam,
>
> ida
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com
>