Ratusan Orang Sulawesi Selatan, termasuk mereka yang sudah belasan
tahun tinggal di Timor Timur, akhirnya harus meninggalkan propinsi
termuda itu, karena sudah merasa tidak aman.
        Mereka terpaksa menjual barang-barangnya secara obral, termasuk rumah
tinggal.

Salam,

Nasrullah Idris

Kirim email ke