Rekan-Rekan Yth :
-----------------------

        Saya melihat ada dua kerancuan dalam penulisan Jadual Puasa
(Imsyakiah Ramadhan) di Indonesia.

Pertama dalam betul tabel
----------------------------------
Misalkan

--------------   ------------         ----------
Ramadhan   Imsak      s/d   Maghrib
--------------   ------------          ----------
         1           .......... ....           .............


Cara ini akan menimbulkan pertanyaan, apakah itu waktu "Maghrib"
(berbuka puasa) untuk tanggal hari ini (Tahun masehi) atau untuk
tanggal kemarin (tahun Masehi).

Soalnya pergantian tanggal pada Tahun
Hijrah bukan pukul 00.00, tetapi pada sekitar sore hari (berdasarkan
peredaran bulan). Sedangkan patokan Jadual Puasa adalah peredaran
matahari.

Taroklah mulai berpuasa tanggal 20 Desember 1998. Ini berarti 1
Ramadhan sudah masuk pada tanggal 19 Desember 1998. Ini ditandai
dengan pelaksanaan Sholat Tarawih pertama pada tanggal 19 Desember
1998.

Jadi mendingan seperti ini :

--------------   ------------         ----------
Desember     Imsak      s/d   Maghrib
--------------   ------------          ----------
        20           .......... ....           .............
       s/d
        31

--------------   ------------         ----------
Januari          Imsak      s/d   Maghrib
--------------   ------------          ----------
         1           .......... ....           .............
        s/d
        18
-------------    -------------         -----------


Kedua dalam bentuk harian di beberapa Media Cetak  (Pagi)
-------------------------------------------------------------------

Misalkan (Untuk Surat Kabar terbitan 20 Desember 1998)
========================
IMSYAKIAN RAMADHAN

Tanggal 20 Desember

Imsak = ...........
Shubuh= ............
Zhuhur=.............
Ashar=.............
Maghrib=............
Isya=.................
========================

Kita tahu bahwa orang membaca Media cetak edisi pagi tuh pasca
Imsak/Sholat shubuh. Jadi untuk apa lagi kedua waktu itu
diinformasikan. Jadi mendingan seperti ini :

Misalkan (Untuk Surat Kabar terbitan 20 Desember 1998)
=====================
IMSYAKIAH RAMADHAN

Tanggal 20 Desember 1998

Zhuhur=.............
Ashar=.............
Maghrib=............
Isya=.................

Tanggal 21 Desember 1998

Imsak = ...........
Shubuh= ............
====================


Salam,

Nasrullah Idris

Kirim email ke