Kalau nggak salah pada sekitar "integrasi TIMTIM ke wilayah
Indonesia" Gubernur NUSA TENGGARA TIMUR ketika itu, "El Tari", pernah
mengajukan usul, agar TIMTIM dimasukkan saja ke dalam propinsi NUSA
TENGGARA TIMUR. Tiada lain untuk menciptakan asimilasi antara kedua
penduduk tersebut. Ini tentu tidak terlepas dari latar belakang
persamaan kedua penduduk tersebut.
     Tetapi mengapa akhirnya TIMTIM menjadi propinsi tersendiri?


Salam,

Nasrullah Idris

Kirim email ke