>Return-path: <[EMAIL PROTECTED]> >Mailing-List: hubungi/contact [EMAIL PROTECTED] >Reply-To: [EMAIL PROTECTED] >X-Provider: http://www.indoglobal.com >X-Archive:http://www.mail-archive.com/[email protected]/ >X-No: commercial, sara, politics or porno issue please >X-Admin: Mohon patuhi netika berinternet, info lanjut email [EMAIL PROTECTED] >X-Post: Posting dimoderate, untuk alamat posting tetap ke [EMAIL PROTECTED] >Delivered-To: mailing list [EMAIL PROTECTED] >Delivered-To: moderator for [EMAIL PROTECTED] >From: Aribowo <[EMAIL PROTECTED]> >To: 'YLKI-L' <[EMAIL PROTECTED]> >Date: Thu, 24 Dec 1998 12:52:55 +0700 >Subject: [ylki-l] DSA di RS MITRA KELUARGA > >YLKI, > >Pengalaman I >Kejadian ini saya alami bulan July 1997 yang lalu. >Waktu itu anak saya baru berumur 6 bulan dan kebetulan lagi sedang susah >makan. Istri saya kebetulan pergi ke RS.MITRA KELUARGA Bekasi untuk periksa >anak saya, kebetulan dengan Dr. X. >Dengan entengnya Dr.X menyatakan anak saya TBC. Istri dan saya tidak >percaya, dan Dr.X menyarakan untuk test mantouk (Saya nggak tahu cara >mengejanya yang benar). Setahu saya hasil test mantouk itu positif TBC bila >lingkaran merah yang terbentuk dari suntikan mantouk lebih besar dari >lingkaran uang logam 100 rupiah lama (diamater 3 cm). > >Pada anak saya hanya terjadi lingkaran dengan diameter 2 cm. Dr.X bersikeras >menyatakan positif dan langsung menyarankan untuk photo rontgen. Hasil >analisa Dr. yang bertugas di bagian rontgen menyakan bahwa keadaan paru anak >saya masih dalam batas normal. Kebetulan memang waktu itu anak saya agak >batuk. > >Tetapi yang mengherankan Dr.X tetap menyatakan anak saya positif TBC, dan >menyarakan pengobatan selama 12 bulan (ma'af saya agak lupa), 1 bulansekali >kontrol dan obat jalan terus. Karena saya tetep yakin anak saya nggak sakit >TBC dan kebetulan saya punya saudara yang Dokter Specialis Paru-paru, maka >saya dengan baik-baik minta izin Dr.X untuk mengobati anak saya dengan >saudara saya tersebut. Eh....Dr.X langsung menawar untuk pengobatan yang >lebih pendek, selkitar enam bulan. Saya menolak dan dengan gampangnya dia >menawar lagi 3 bulan bahkan sampai 1 bulan. > >Karena tetap penasaran saya bawa juga anak saya ke Dr. Spesialis Paru-paru >dan dinyatakan bahwa anak saya Tidak menderita TBC. > >Dari pergaulan istri dengan ibu-ibu yang periksakan anaknya, ternyata banyak >sekali korban SALAH VONIS dari Dr.X. Sayangnya istri saya tidak mencatat >nama&alamat ibu-ibu yang anaknya senasib dengan anak saya. > >Pengalaman II > >Ini saya alami bulan January 1998. >Anak saya waktu itu bermain-main, dan tanpa sepengahuan kami dia sampai >pegang semprotan Baygon. Karena kekhawatiran istri, anak saya langsung >dibawa ke RS.TERDEKAT. Oleh perawat anak saya langsung dimasukin susu kaleng >u/dewasa dengan maksud untuk mengeluarkan racun Baygon bila memang ada pada >anak saya. Memang banyak cairan yang keluar dari anak saya setelah itu, dan >karena keterbatasan alat untuk mendeteksi isi cairan yang keluar dari anak >saya (memastikan racun keluar) maka kami disarankan untuk ke RS MITRA >KELUARGA. Di RS MK anak saya diminta opname, waktu itu hari Rabu. Dua hari >anak saya diopname dengan Dr.Z. Hari Jum'at sore anak saya pulang. Ternyata >Sabtu pagi anak saya muntah&mencret dan kami bawa kembali ke RS.MK dengan >Dr.Z lagi. Selama 2 minguu anak kami dirawat banyak kejadian janggal yang >kami temui. Misalnya istri saya bilang ada jamur di lidah anak saya, Dr.Z >bilang bukan jamur, besoknya terbukti ada jamur. Lainnya bila anak saya >mulai membaik, maka besoknya pasti memburuk lagi. >Karena saking stressnya istri saya beranikan diri konsultasi ke Dr.A untuk m >enanyakan kasus pada anak saya. Dr.A menyanggupi untuk merawat anak saya dan >sangat keheranan karena menurut dia sakit muntah mencret pada bayi maskimum >4-5 hari. Obat yang diberikanDr.Z di RS.MK saya perlihatkan ke Dr.A dan oleh >Dr.A dinyatak obat tersebut tidak baik untuk anak-anak 9terlalau keras) dan >ada obat yang memang untuk membuat mual anak sehingga tidak sembuh-sembuh. >Ini juag dialami oleh seorang ibu yang anaknya pernah dirawat di RS.MK. > >Kedua kejadian tsb sangat memukul kami dan menjadikan kami trauma untuk >mengobatkan anak kami ke RS.MK dimanapun. > >Apakah RS.MK menerapkan kebijaksanaan yang memungkin KKN dengan Dr? >Apakah recruitmen Dr di RS.MK kurang bagus? > >Semoga bermanfaat. > >Aribowo > >** Jadual puasa Ramadhan @ http://www.indoglobal.com/puasa.html ** > >*********************************************************************** >Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia >Jl. Pancoran Barat VII/1, Duren Tiga, Jakarta 12760 - DKI Jakarta >Hotline Service Pengaduan YLKI (021) 79191255 >http://www.ylki.org/ - email: [EMAIL PROTECTED] > >Berhenti berlangganan, e-mail : [EMAIL PROTECTED] >Berlangganan , e-mail�� : [EMAIL PROTECTED] >Netika BerInternet : [EMAIL PROTECTED] >HI-Reliability low cost web hosting service - http://www.IndoGlobal.com > >
