Ini juga bukan hujat. Konteks idem ditto dengan sebelumnya (baca: Bumerang). Terimakasih untuk tidak tersinggung. @ Puisi dari Sang Pujangga *** Aku Sang Pujangga dan ini PuisiKu kau bacalah jangan kau tulis lagi bicara dulu bahasaKu jelajahi dulu duniaKu alami dulu hidupKu pertanyakan dulu keberadaanKu nanti mungkin kau bisa mengerti PuisiKu jangan kau terjemahkan jangan kau sombongkan jangan kau kultuskan bacalah untukmu sendiri dengan sendirimu mungkin kau bisa mengerti PuisiKu kau yang membaca kau yang bukan menulis ini PuisiKu dan Aku Pujangganya <jaranireng, 0-0-0000> pas 10 Ramadhan 1419 Hijriyah pas 29 Desember 1998 Masehi
