Yuk bikin peta kekuatan masih-masing partai yuk...
Ya memang kita nggak dapat memilih prez secara langsung,
tapi boleh lah kita ikuti aja aturan yg ada. Oya, sebetulnya AR
waktu di NYC kasih indikasi untuk mengadakan pemilu langsung milih
prez di masa mendatang. [Aku nggak lagi pasang iklan buat AR lho,
partai kesayanganku tetap Parsendi sih].
Buat yg nanya Karina, waktu yg laen rebutan salaman dg den baguse,
kita malah sibuk cari-cari di mana gerangan putri denok deblong itu.
Denger-denger emang nggak boleh datang karena bakal nggak ada
yg minta salaman sama AR (hehe..).
(1) PAN
Ketua : Amien Rais.
Sosok ketua :
- Staf pengajar UGM.
- Pendobrak pertama dan utama gerakan reformasi.
- Pendidikan tinggi di bidang politik sangat membantu sepak terjangnya
di dalam memainkan peran politiknya.
- Basis awal Muhammadiyah tidak terlihat menonjol dalam mendukung
partainya.
- Sikap yg berani dalam mengeluarkan statement menjadi 2 sisi mata
pedang. Di satu pihak menunjukkan keteguhan dan keberanian dalam
bersikap, di lain pihak dapat dinilai kurang strategis atau sembrono.
- Tokoh reformis yg paling progressif dan tidak/kurang kompromis thd
kekuatan lama.
Sosok partai :
- Bukan sektarian
- Dukungan diperoleh dari (baru indikasi) kalangan intelektual.
- Program masih belum dijelaskan secara mendetail, namun demikian
beberapa yg terlontar terlihat sangat berani (e.g. pengadilan Suharto,
pemilihan prez langsung, KKN).
- Basis massa betul terdeteksi (masih baru).
- Dapat diterima kalangan non-muslim.
(2) PDI Perjuangan
Ketua : Megawati Sukarnoputri
Sosok ketua :
- Ibu rumah tangga
- Sosok perlambang kekuatan oposisi yg paling utama pada saat
rejim lama masih berkuasa.
- Satu-satunya tokoh oposisi (not reformist) yang sudah berpengalaman
dan menderita dalam menghadapi kebijakan represif rejim lama.
- Terlalu low profile, sebagain menterjemahkannya sebagai keterbatasan
kemampuan intelektual, dan/atau kepemimpinan.
- Sering terlambat menyampaikan sikap, sebagian menterjemahkan sbg
kurang responsif dengan kejadian di luar.
- Sebagai putri Sukarno memperoleh keuntungan dari karisma ayahnya
(mungkin ini dapat dikatakan modal utama).
Sosok partai :
- Sempalan PDI yang mewarisi semangat PNI di jaman Orla.
- Kekerasan yg diterima dari rejim orba menjadi berkah terselubung
dengan munculnya militansi pendukung partai.
- Partai yg dapat digolongkan partai reformasi ini mendapat dukungan luas
dari masyarakat lapisan bawah.
- Sangat diterima kalangan non-muslim.
- Mempunyai dukungan dana yg kuat, terutama dari kalangan
WNI Keturunan.
Wah, baru dua partai kok sudah capek.... embuh ah....
--
\\\|///
\\ - - //
( @ @ )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
oooO ( )
( ) ) /
\ ( (_/
\_)