Ini baru ssiiiipp.

Walaupun tidak bisa menunjukkan gambaran secara keseluruhan, tetapi
acaranya mestinya akan cukup bermanfaat baik bagi Ca-Pres nya sendiri,
terutama bagi masyarakat. Jadi rasanya perlu didukung.

Endra

------------------------------------------------------------
http://www.pikiran-rakyat.com

Acara Ini Terbuka untuk Umum
ITB akan Gelar Adu Visi dan Agenda Para Capres

BANDUNG, (PR).-

Gelar adu visi antarcalon presiden yang akan 'bertarung' dalam Pemilu
'99 akan dilangsungkan di Sasana Budaya Ganesa ITB, akhir April
mendatang. Hanya saja format adu visi tersebut tidak akan dalam
bentuk adu debat seperti yang direncanakan sebelumnya.

Kepastian akan digelarnya adu visi kandidat presiden tersebut
dikemukakan Pembantu Rektor III ITB, Dr. Ir. Isnuwardianto kepada
pers, Senin (22/3), seusai pertemuan Forum Pembantu Rektor III di
Universitas Maranatha.

"Formatnya bukan adu debat tetapi dalam bentuk presentasi. Mereka harus
menyampaikan apa agenda yang akan dilakukannya untuk membawa negara ini ke
abad 21. Acara ini terbuka untuk umum, jadi bisa dilihat mana yang
benar-benar tangguh, mana yang payah," kata Isnuwardianto.

Persiapan temu kandidat presiden ini, menurut Isnuwardianto, masih
terus dilakukan para mahasiswa. Acara ini semula akan dilangsungkan
24 Maret, tetapi rencana tersebut diundurkan hingga April karena
menurut Presiden Kabinet Mahasiswa ITB, Vijaya Fitriyasa, salah
seorang kandidat presiden masih berada di tanah suci Mekah.

Sebelumnya, Rektor ITB, Prof. Lilik Hendrajaya menyatakan, debat
kandidat tersebut akan diberi izin sepanjang format acaranya format
akademik dan bukannya kampanye massa.

Menurut Isnu, seluruh kandidat presiden yang dicalonkan oleh partainya
akan diundang dalam acara ini. Mereka akan diberi kesempatan untuk
mempresentasikan program-programnya di depan satu tim penilai yang
tangguh.

"Tim tersebut akan terdiri dari pakar sosial, ekonomi, politik,
budayawan, pers, mahasiswa, wakil-wakil pemuda dan tokoh agama.
Sekarang harus disiapkan tim penilai tangguh tersebut agar benar-benar
bisa menguji visi calon presiden. Di samping itu juga sedang disiapkan
bagaimana kriteria penilaian tersebut," ujarnya.

------------------ dihapus -----------------------

Kirim email ke