Wiranto akan lebih tanggap lagi kalau menyerahkan polisi dibawah
tanggung jawab Depdagri, dan mudah-mudahan Depdagri bukan harus selalu
dari ABRI. Alternatif lain, pangab harus dipisahkan dengan dephankam,
jadi pembina polisi jelas berbeda dengan pembina ABRI/TNI.


Efron Dwi Poyo (Amoseas Indonesia) wrote:
>
> Polisi lepas dari ABRI? Huh!!! Lepas dari mulut singa masuk mulut buaya. Si
> buaya ini adalah Dephankam. Bos Hankam tak lain adalah Pangab. Sekalipun
> Pangab tak merangkap Menhankam tetap saja intervensi militer merasuk polisi.
> Sudah jelas Dephankam juga mengurusi pertahanan yang intinya kegiatan
> militer. Polisi adalah sipil yang dipersenjatai.
>
> Apa Wiranto itu nggak mawas diri kalo jabatan Menhankam/Pangab udah pasti
> bikin sibuk? Sementara yang saya amati sehari-hari kerjaan Wiranto itu
> Pangab bukan Menhankam. Bagaimanapun juga militer aktif akan lebih suka
> berseragam agar tampak gagah.
>
> Wassalam,
> Efron
>
> -----Original Message-----
> From:   FNU Brawijaya [SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent:   Monday, 29 March, 1999 21:21 PM
> To:     [EMAIL PROTECTED]
> Subject:        berota gres hari ini
>
> Berita hari ini demikian banyak.
> - Isu pemisahan polisi dari ABRI akan dilakukan mulai April ini.
>   --> Wiranto kok tanggap juga thd aspirasi rakyat ya? Bagus lah.
> ==dibusek===

Kirim email ke