Satu berita yang menggembirakan, akhirnya Pramoedya Ananta Toer boleh
keluar negeri, setelah begitu lama dia disekap diberbagai penjara dan
dibuang di Pulau Buru.
Menggembirakan karena ini juga pertanda adanya
angin perubahan dalam pemerintahan Habibie, semoga kearah yang lebih
baik bagi bangsa yang sering menyebut dirinya sebagai bangsa yang beradab.
Kepada teman-teman yang tahu jadwalnya selama di AS, mohon posting
apa ada rencananya singgah di Chicago, dan kapan itu rencana ke Michigan
(apa U of Michigan yang akan memberikan gelar kehormatan doktornya?)
Bagaimanapun Pramoedya adalah milik bangsa. Jika nanti akhirnya dia
terpilih sebagai pemenang Hadiah Nobel dalam Kesusastraan, nama Indonesia
juga ikut "terkenal" (karena telah memenjarakannya ...?)
Terima kasih pada Sdr. Ramadhan Pohan yang telah meneruskan berita ini.
Salam, Roni
-----------------------------------------------------------------------
>From: IN%"[EMAIL PROTECTED]" "Indonesian Students in the US"
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: IHWAL PRAMOEDYA DI AS
>
>Rekan-rekan Permias,
>Saya berpendapat kehadiran Pramoedya ini perlu mendapat respon kalangan
>mahasiswa dan masyarakat umum Indonesia di USA. Banyak hal yang perlu
>diketahui dari Pak Pram ini. Sebuah kesempatan langka yang harus benar-benar
>kita manfaatkan bersama-sama. Pram adalah sebuah garis dalam sejarah
>Indonesia-- yang tragis, yang ironis, yang timpang, bersegi lirih, namun ada
>juga yang menyebutnya linear. Walau saya malah merasakan sejarah kita adalah
>sejarah perselingkuhan.
>
>Banyak segi dan dimensi. Bukankah ragam sudut pandang adalah kekayaan
>kultural? Seperti tercermin dari undangan terbuka di bawah ini.
>Aku akan datang.
>
>Salam,
>ramadhan pohan
>
>________________
>Date: 3/30/99 6:50:16 AM !!!First Boot!!!
>From: [EMAIL PROTECTED] (Tio)
>UNDANGAN !!!! INVITATION !!!! UNDANGAN(bisa disebarkan )
>
> INFHRI International Forum for Human Rights in Indonesia di
>Washington DC Area,mengundang teman2 dalam acara
>
> INFORMAL DISKUSI , BOOKSIGNING, dan LUNCH , bersama
>
> Autor /sastrawan Pramoedya Ananta Toer dan
>
> Editor /penerbit Hasta Mitra yusuf Isak
>
> dengan Topik " Impian seorang sastrawan dalam masyarakat demokrasi
>Indonesia"?
>
> Buku 2 karangan beliau a.l : Hoakiao , Bumi Manusia, The Mute's
>Soliloquy dll. akan disediakan dan dijual serta diadakan acara "booksigning"
>
> Pada hari : SABTU, tgl 10 April 1999
> jam : 12.30 siang
>
> Teman2 yg akan mengikuti makan siang bersama dan atau mengunjungi
>pertemuan tsb diatas harap memberi jawaban secepat mungkin,se-lambat2nya 1
>April dg. menjawab jumlah pengunjung melalui
> E-mail: [EMAIL PROTECTED] atau [EMAIL PROTECTED]
> Tel : 301-229-0901; Fax :301-229-9199
> Kepastian tempat upacara akan segera kami umumkan sebelum achir
>minggu y.a.d.
> Utk ikut lunch bersama akan kami pungut $5.00 dan sukarela kalau mau
>lebih.
>
> terima kasih atas komitmen teman2 dan salam hangat
> ttd.
> Wantje (soan )
>
>
> Sebagai informasi:
>
> Pramoedya ,ibu Maemunah dan Yusuf Isak berkunjung a.l ke USA dalam
>rangka peluncuran buku terjemahan dalam bahasa Inggris The Mute's Soliloquy
>(catatan beliau didalam pulau Buru), selain itu beliau akan menerima gelar
>doctoral kehormatan dari Universitas Michigan bersamaan a.l dg. Kofi Anan
>dari UN ,dimana upacara penggelaran akan dilaksanakan secara besar2-an pada
>tgl.1 Mei yad.
>
> Selain karya 2 beliau mendapat penghargaan didunia internasional ,
>beliau pernah dicalonkan untuk memperoleh hadiah nobel , dan beliau yang kini
>telah berusia 74 tahun, juga dikenal sebagai sastrawan yg ulet ,berani dalam
>menulis dan membentangkan karya2nya berdasarkan pengalaman, kebenaran dan
>kenyataan .Hal mana menyebabkan beliau harus meringkuk didalam penjara serta
>pernah dilempar kepulau Buru selama belasan tahun.
>
> Kali Ini adalah kepergian beliau pertama kali keluar negeri a.l atas
>undangan Fordham University setelah terachir pada tahun 1959, dimana pada
>tahun tsb.beliau telah ditangkap dan meringkuk dalam penjara selama lebih
>kurang setahun akibat karya buku berjudul Hoakiao, yang mana beliau telah
>dituduh membela kaum minorotas Tionghoa dan menjelekkan nama Indonesia.
>Didalam pemerintahan orde baru, beliau dilempar kepulau Buru selama belasan
>tahun.
>
> Dalam kesempatan ini marilah datang untuk MENGENAL beliau, mencari
>KEBENARAN dari TUDUHAN 2 terhadap seorang sastrawan Indonesia yg dihormati
>didalam dunia international serta apa tanggapan beliau
> selanjutanya dalam era reformasi ini sebagai seorang sastrawan.
> Acara kunjungan Pramoedya ,termasuk booksigning di Olsson book shop
>dan acara dalam bhs. Inggris lainnya akan kami umumkan segera.
> Acara tsb.diatas adalah dalam bahasa Indonesia.