...

>Diterbitkan oleh Komunitas Informasi Terbuka
>PO Box 22202 London, SE5 8WU, United KingdomE-mail: [EMAIL PROTECTED]
>Homepage: http://apchr.murdoch.edu.au/minihub/xpXpos, No 11/II/25-31 Maret 99
>------------------------------
>HARIMAN MENCARI KUASA
>
>(POLITIK): Mahasiwa menuding Hariman Siregar menghembuskan isu untuk
>menjebak gerakan mahasiswa. Sebagai operator politik Habibie, Hariman memang
>siap berbuat apa saja.
>Akbar Tanjung, Menteri Sekretaris Negara dan Ketua Umum Golkar tak bisa
>berbuat apa-apa. Ia terpaksa menyetujui hasil Musyawarah Kerja Nasional
>bulan lalu, yang mencalonkan Habibie jadi presiden dalam pemilu mendatang.
>Ini, tak lain adalah hasil kerja Hariman Siregar dan kawan-kawannya,
>menggalang dukungan dari daerah, dengan cara apapun. Akbar memang dongkol
>karena berada diurutan kedua dalam pencalonan itu, padahal ia yakin
>sebelumnya, bahwa mayoritas Dewan Pimpinan Daerah akan mendukungnya. Akbar
>bahkan mengaku diteror Hariman soal pencalonan itu.

...

Yw: Baca cerita ginian, saya jadi inget kisah klasik
    jaman baheula: Judulnya apa, lupa, seingat saya,
    petruk menang lotere.

    Petruk berandai-andai dg Bagong (adiknya),...
    andaikan menang lotere...

    Petruk bilang: Kalo saya menang 100 juta,
    nanti kamu saya kasih 30 juta. Sisanya saya
    beliin sawah.

    Bagong bilang. Terima kasih,... Yg 30 juta
    akan saya beliin kambing.

    Petruk marah: Beli kambing? Jangan!!! Nanti
    kalo kambingnya ngeluyur ke sawahku, lak
    tanamanku mati semua.

    Bagong ngotot: Kalo gitu, kamu yg salah.
    Sawahmu harusnya dipagari...

    Dst. Kedua orang itu lalu gontok-gontokan
    berkelahi.... Habis-habisan, sampe dipisah
    orang. Terus ditanya: kenapa berkelahi?

    Dijawab: Habis kambingnya bagong ngerusak
    sawah tanaman saya, terus dia nggak mau
    ngasih ganti rugi.

    Mana kambingnya? Mana sawahnya?
    Belum beli, nanti belinya kalo duitnya udah
    dibagi. Petruk 70 juta, Bagong 30 juta.

    Mana duitnya?
    Nanti kalo menang lotere.

    Mana loterenya?
    Belum beli.

    Mana duitnya buat beli lotere?
    Nanti mau cari dulu hasil penjualan baju bekas.

    Mana baju bekasnya?
    Masih mau dicari dulu di lemari...

    Gileee bener. Wong belum apa-apa kok
    udah gontok-gontokan.

Yw: Lakon yg sama, sekarang kita lihat sama-sama
    sedang dimainkan golkir. Wong peluangnya
    menang pemilu cuma 15%, kok mikir soal siapa
    yg akan menduduki kursi presiden...

    That (next-presidency) is none of your business,
    guys... The winning party will decide who is
    the president, not the loser. Iya nggak?

    ;-)

    Seperti yg saya bilang kemarin: pantesan dagelan
    di panggung pada nggak laku. Kalah lucu! ;-)

Kirim email ke