> Yw: Saya justru sependapat dg Gus Dur. Kejadian itu wajar dan biasa.
>
> Dalam arti, itu tuh bukan merupakan 'insiden politik' (sesuatu
> yg direkayasa secara sistematis utk tujuan politik di tingkat
> elit);
> melainkan suatu tindak kriminal/pidana biasa.
>
> Dalam hal dewasa atau tidak dewasa, rasanya kejadian itu kurang
> secara langsung berkorelasi dg urusan politik, tapi lebih kepada
> urusan hukum. Hukum kita memang 'belum dewasa' (dan politik dg
> sendirinya juga mengikuti).
Saya tidak begitu paham perbedaan antara urusan hukum dengan urusan
politik, insiden politik dengan tindak kriminal biasa, hal ini bagi
saya memang membingungkan. Ketika terjadi kasus seperti pembunuhan
dukun santet di Banyuwangi atau kasus Ambon, Kapolri ataupun Pangab
menyatakan bahwa kejadian tersebut merupakan "tindak kriminal murni",
lalu para tokohpun beramai ramai memprotesnya karena mereka melihat
adanya unsur politik di balik kejadian kejadian kejadian tersebut,
padahal di dalamnya tidak ada sama sekali orang yang menggunakan
atribut partai politik tertentu. Saat ini, ketika ada insiden antara
dua partai dan di dalamnya jelas2 terlihat kelompok orang yang memakai
atribut partai politik, lantas dibilang bukan merupakan insiden
politik, tapi merupakan tindakan kriminal biasa. Lha ini kan
membingungkan..????
Dan lebih membingungkan lagi kalau insiden politik atau tindakan
kriminal biasa atau apapun namanya dianggap sebagai hal yang sudah
seharusnya terjadi. Saya rasa, apapun namanya dan siapapun pelakunya
atau korbannya, kejadian seperti di Purbalingga itu tidak bisa dianggap
sebagai sesuatu yang wajar, kecuali memang ada hukum atau aturan moral
yang memberikan pembenaran kepada kasus seperti itu. Yang jelas,
sepanjang pengetahuan saya dan menurut pikiran logis saya, hal seperti
itu tetap saja tidak bisa di benarkan.
> Jadi: dengan mengingat kondisi Indonesia ruwetnya kayak
> sekarang ini, kejadian Purbalingga itu wajar terjadi.
Kalau keruwetan kondisi Indonesia dijadikan alasan untuk menmganggap
kejadian seperti itu sebagai sesuatu yang wajar, maka akan memunculkan
anggapan juga bahwa kejadian2 seperti kasus Ambon dan Sambas sebagai
sesuatu yang wajar pula, toh berada di dalam situasi yang sama sama
ruwetnya. Seandainya mungkin saudara2 perempuan anda di lucuti
pakaianya oleh sekelompok orang, itupun bisa dianggap hal yang wajar,
karena berada dalam situasi yang ruwet.
> Kalo toh golkar telmi (tidak menyangka sebelumnya bahwa
> hal seperti itu bisa terjadi), itu juga wajar banget...
> Soalnya selama ini mereka kan memang selalu begitu.
> He, he, he... ;-)
Disini saya setuju. Selama ini Golkar memang terlalu overconfidence
bahwa dimana2 rakyat akan "mendukungnya", sehingga mereka terlena dan
tidak pernah memprediksikan bahwa suatu saat akan muncul juga tantangan
yang berasal dari rakyat.
_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com