From: Blucer Rajagukguk <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Subject: Re: Fwd: Re: Input buat Ide Seminar Ekonomi
Date: Friday, December 18, 1998 9:29 AM
Bukan ke gue khan ini??
Ahli mitos "Ekonomi identik dengan duit" kayaknya Bung Acu....:)
========================
Maksud saya begini :
"Ekonomi" jangan hanya dipandang dari segi "duit, duit, dan duit".
Misalkan
: berapa duit masuk/berapa duit keluar menurut berbagai tingkatan
skopnya.
Karena dilihat dari katanya, "Ekonomi" berarti "penghematan". Jadi
harus dipandang dari berbagai aspek "penghematan "
Dengan demikian "Ekonomi" pun harus dipandang dari sudut "creation
dan employment" : "memberi lapangan kerja" sampai "menghasilkan
produk berguna" dalam rangka menunjang kegiatan "penghematan"
Dengan pandangan seperti ini maka dengan sendirinya akan mendorong
kita melakukan berbagai rekayasa bernilai tambah. Misalkan, bagaimana
mengurangi pinjaman secara periode sehingga kelak menjadi peminjam.
Apakah dampaknya kalau tradisi cara pandang kita terhadap
"ekonomi"dari berbagai aspek .... tidak hanya dari segi "duit, duit,
dan duit"?
Ya banyak. Satu di antaranya adalah :
Hilangnya kesan bahwa untuk meringankan beban orang harus dengan
"duit, duit, dan duit".
Jadi logikanya :
Setiap orang yang tidak punya "duit, duit, dan duit" pun bisa
meringankan beban orang lain.
Bener, nggak ?
Salam,
Nasrullah Idris