Tak Ada Gereja Terbakar di Ujungpandang

Jakarta (Bali Post) -

Kapolda Sulawesi Selatan Bigjen Pol. Mudji Santoso mengatakan, tidak ada
gereja yang terbakar akibat aksi massa yang terjadi di Ujungpandang Senin
(19/4) malam. Aksi massa di Ujungpandang Senin sore hanya merusakkan
bangunan SD dan kantor PGI, dan tidak ada gereja terbakar, katanya usai
temu Kapolda seluruh Indonesia di Jakarta, Selasa (20/4) kemarin.

Mudji menjelaskan, pihaknya mengamankan 20 tersangka selain menemukan
sisa bom molotov yang memicu kebakaran tersebut. Aparat Polda Sulsel
Selasa dini hari telah sepenuhnya menguasai keamanan kota Ujungpandang
dan keadaan sekarang telah tenang.

Ketika ditanya sebab aksi massa tersebut, Kapolda mengemukakan, kejadian
itu diduga terkait dengan berita ledakan di Masjid Istiqlal Jakarta
beberapa jam sebelum pembakaran tersebut. Polda Sulsel, lanjut Mudji,
saat ini masih melakukan penjagaan pada 24 lokasi yang kebanyakan rumah
ibadah. Ia juga membantah adanya pemadaman listrik pada Senin malam di
ibu kota Propinsi Sulawesi Selatan itu.

Seperti dilaporkan sebelumnya, Senin malam di Ujungpandang terjadi
pembakaran yang dilakukan sekelompok orang hingga memusnahkan bangunan
dan satu minibus di kawasan Wisma Care, Jalan Perintis Kemerdekaan. (ant)

Kirim email ke