Dalam rangka hari kartini, diungkap bgmn wanita menjalankan
pemerintahan (sukunya). Hiii...
Nah, barangkali ada yg pengin ditangkap? Buat menghindari resiko
dimakan, silakan mempersiapkan cerita 1002 malam. Kali aja
jadi kasihan buat membunuh anda.
'-----------------------------------
Suku Wanita Kanibal Tangkap Pria untuk Memberi
Keturunan
JAYAPURA - Masyarakat yang bermukim di sekitar pedalaman Mambramo, Irian Jaya,
beberapa waktu lalu menemukan suku wanita, "suku bok'', yang diduga masih
primitif dan
kanibal.
Dinamakan suku wanita, karena seluruhnya wanita dan postur
mereka tinggi besar serta tidak
menggunakan busana atau apa pun untuk menutupi auratnya.
Mereka biasanya hidup
berpindah-pindah dengan memakan hasil buruannya.
"Kepastian tentang keberadaan suku tersebut diperoleh setelah
salah seorang anggota
masyarakat, Emes Kogoya, memberitahukan ke saya beberapa
waktu lalu, bahkan bersedia
untuk mengantar ke lokasi suku tersebut,'' ungkap Dan Yon 751
Letkol Inf Tedjo S, Selasa
lalu.
Dikatakan, dari informasi yang diperoleh terungkap, suku yang
terdiri atas sekitar 20 orang
itu biasanya hanya ditemani anjing dan mereka melengkapi diri
dengan jubi (tombak) dan
panah.
Wanita suku itu, ungkap Dan Yonif 751, diduga masih kanibal,
sehingga masyarakat di
sekitarnya belum ada yang berani melakukan kontak dengan
mereka. Untuk
mempertahankan keturunan di suku tersebut diduga diperoleh
melalui laki-laki yang
ditangkap. Namun bila telah memberikan keturunan, yang
bersangkutan dibunuh.
Untuk mendekati suku wanita itu pun masyarakat melakukannya
dengan cara menyebarkan
garam sebagai bahan kontak. Namun bila mereka tahu kalau ada
yang mengikuti, para
wanita dari suku itu tidak akan mendekat dan mengambil garam.
"Guna mengelabui penciuman mereka, kita tidak boleh mandi
atau memakai harum-haruman.
Sehingga, bau badan kita menjadi sama dengan mereka,'' kata
Tedjo mengutip keterangan
Emes Kogoya kepadanya.
Sementara itu Kepala Dinas Sosial Tk I Irian Jaya Drs Dorteis
Asmuruf secara terpisah
mengakui, keberadaan suku wanita itu sudah menjadi bahan
pembicaraan sejak beberapa
tahun yang lalu.
Bahkan, pihaknya sekitar tahun 1980-an pernah mengirim tim ke
daerah di sekitar
Mambramo, namun tidak berhasil menemukan mereka.
"Dengan adanya laporan tersebut, kami akan mengirimkan tim
untuk meneliti kembali
kebenarannya,'' tandasnya.(ant-50d)
--
\\\|///
\\ - - //
( @ @ )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
oooO ( )
( ) ) /
\ ( (_/
\_)