Kalo nggak salah saya pernah baca article di Washington Post (bulan
lalu kali) yang isinya hampir sama dengan ini. Cuman waktu itu yang
jadi issue adalah organisasi (saya lupa namanya) yang chairperson-nya
istri Jay Leno. Organisasi ini berusaha menunjukkan kekejaman
pemerintah Taliban thdp kaum wanita Afghanistan dengan mengambil
contoh2 similar dengan e-mail yang di bawah ini.
Tapi organisasi ini ditentang oleh beberapa sukarelawan/sukarelawati
Afghanistan karena malah menjadi counter productive, meaning: nanti
bantuan dari luar negeri malah berkurang.
Furthermore, ada seorang sukarelawati Afghanistan mengadakan surveyed
ttg this issue di Afghanistan dan hasil survey ini bertentangan dengan
apa yang diributkan organisasi istri Jay Leno tsb. Malah overall hasil
survey ini menyimpulkan bahwa keadaan Afghanistan women sekarang jauh
lebih bagus dibandingkan dengan waktu pemerintahan Najibullah
(communist).
Jadi alangkah bagusnya kalo kita lebih berhati-hati dalam menanggapi
issue yang kayak gini karena PROVOKATOR bukan hanya di Indonesia loh:-)
Jadi untuk sementara mendingan kita kembali diskusikan lagi masalah Ibu
Mega dan budaya timurnya:-)
In my humble opinion, kalo kita memang suka dengan nama Soekarno, kita
janganlah tunjukkan dengan memilih MS
sebagai president, tapi lebih kita beli burung beo' lalu kita beri nama
Soekarno.
You wanna know why? karena sediam-diamnya burung beo', MS lebih pendiam
lagi. Kalo burung beo'-nya ngeluarin suara, kita masih bisa nikmati
bunyinya. Tapi kalo MS ngomong, dia malah ngaco; blaming
anyone/anything kiri kanan. Dan kalo kita perhatikan, MS ini adalah
orang yang bermental
narrow-minded and short-sighted = loooooozer:-)
Ali Simplido
1999 (c), All Rights Reserved, All Wrongs Revenged:-)
--- Ira Damayanti <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Date: Mon, 26 Apr 1999 17:03:04 +0900
> From: Kantei <[EMAIL PROTECTED]>
> To: [EMAIL PROTECTED]
>
> Ini ada surat, berkaitan dengan yang lalu "Cewek
> Jangan Baca"
> Kupikir sebenarnya awal masalah yg dibahas si Hasan
> Basri itu
> seperti surat dibawah ini, kurasa... ini dari
> temanku
> yg misionaris itu, baiklah kufw aja ya?
> aku cukup bingung...
> mau ngediemin, gak enak soalnya dari teman
> seperjuangan.
> mau nandatangan, gak punya pendirian pasti mengenai
> yg satu ini.
> mau berargumen, gak tau harus bilang apa, nanti
> malah bertengkar.
> problemnya etnis religius banget sih.....
> sementara aku gak mendengar adanya bahasan dari
> kalangan muslim
> mengenai ini... dari kemarin aku tanyain gak ada yg
> jawab ya???
> (sorry teman-teman kalo kepanjangan)
> tolong dibahas yaaaa.....
>
> p(^_^;q
> kanti
>
> ===================================================================
> Hi everyone!
>
> I apologise to those who have already received this
> email from
> someone else. For those who have not seen it yet:
> please take some
> time to read it! Thanks,
>
> Pali (and a couple million women in Afghanistan)
>
> Original message
>
> I know that most of you probably don't like reading
> group emails but
> this one I think is worth reading and thinking
> about. I know you don't
> know whether this will actually make a difference to
> the situation but
> I think it is worth a try when it really doesn't
> cost us anything.
..........censored for the security reason:-)......
_________________________________________________________
Do You Yahoo!?
Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com