___________________________________________________________________________ REENGINEERING THE NATION Sekitar 4 tahun yang lalu, muncul konsep Reengineering the Corporation oleh Richard D'Aveni. Konsep yang ditawarkan ini sesuai dengan namanya adalah rekayasa ulang suatu perusahaan. Apa yang dimaksud dengan rekayasa ulang perusahaan ? Rekayasa ulang perusahaan berarti memikirkan ulang tujuan perusahaan, meninggalkan paradigma-paradigma lama, merancang semuanya dari ground-up. Lupakan bagaimana proses yang berlangsung sekarang, lupakan bagaimana pengalaman masa lalu. Yang penting adalah tujuannya. bagaimana mencapai tujuan tersebut dengan cara yang paling baik. Ada beberapa syarat yang diperlukan untuk melakukan reengineering ini : 1. Komitmen dari top management 2. Pelaksanaan oleh orang yang mengerti bidangnya 3. bla bla bla (lupa nih) bahayanya : 1. Mahal 2. Resiko gagal tinggi Apa hubungannya dengan negara ..... Dalam tulisannya D'Aveni mengatakan bahwa reengineering ini dilakukan oleh : 1. sebagai last option/last resort dari perusahaan yang hampir kolaps 2. Bila suatu perusahaan ingin tetap memimpin. Indonesia sudah hampir kolaps (saya rasa semua setuju). Dan saya kira membutuhkan cara-cara non konvensional untuk menyelamatkan negara ini. Jadi gimana ? 1. apakah top management negara (pemerintah) mau melakukannnya ? 2. Apakah orang-orang yang melakukan perubahan nanti emang bisa melakukannya ? 3. Apakah kita siap menanggung resiko ? karena kegiatan reengineering relatif gambling ? Saya kurang tahu jawaban-jawaban itu. Tapi sekali lagi saya katakan negara kita udah rada bobrok, jadi butuh cara-cara non konvensional untuk memperbaikinya. And the change starts now.....07 jUNI'99 ___________________________________________________________________________ FRAREV SITORUS
