___________________________________________________________ >PREAMBUL >========= >>Tidak ada alasan yang tepat bagi kita untuk tidak menghormati >>orang tua kita, siapapun dan bagaimanapun orang tua kita itu. >>Kecuali, bila kita ingin malapetaka menimpa kita dan keluarga kita >>seumur hidup kita. >>TEMPURUNG BUAT MAMA >>===================== >> >>Seorang pemuda yang sangat mengasihi ibunya, akhirnya >>tak berdaya terhadap kemauan isterinya setelah menikah. >>Si Ibu segera diboyong ke rumah yang baru ditempatkan pada >>paviliun yang nyaman. Lama-kelamaan ibu sakit-sakitan, batuk >>dan penyakit tua lain mulai menggerogoti tubuhnya. Ani [Istri] >>dan Andi [anaknya] juga takut ketularan sehingga dibuatnyalah >>gubuk dibelakang rumah yang mula-mula baik pelayanannya, >>tetapi ...kemudian service turun sedikit demi sedikit sampai >>sebuah batok [tempurung kelapa] diberikan sebagai tempat >>makannya. >>Sang suami seperti acuh dan begitu sibuk dengan pekerjaan >>sampai lupa mengontrol keadaan si Ibu yang dulu dicintai. >> >>Suatu hari Andi berjalan-jalan dengan orangtuanya di sebuah >>Taman, terlihatlah oleh Andi sebuah tempurung kelapa dekat >>selokan bersebelahan dengan tempat sampah yang bau. >>Andi spontan mau mengambil tempurung itu. Tetapi Ani, ibunya, >>melarang. Andi terus merengek minta benda itu, tapi dicegah oleh >>kedua orang tuanya. Di tengah kebingungannya, Ani bertanya : >> >>" Andi, buat apa tempurung kotor itu??" >> >>"Aku mau simpan buat mama !!", jawab Andi dengan nada >>merengek. >> >>"Haa... Apa..??!!", sahut kedua orang tuanya keheranan. >> >>Dengan nada merayu, Andi menjawab: >>"Ya buat mama nanti kalo sudah tua!!" >> >>Si mama bengong ..... bagai disambar petir layaknya. >> >>(Pelajaran hidup : Apa yang kita perbuat kepada orang tua >>kita itu akan ditiru oleh anak kita. Waspadalah...) >> >>By : Hoyaho >> >___________________________________________________________________ >
