http://www.asiagateway.com/indonesia/pemilu/pdippr990602.html

PIDATO KAMPANYE PEMILU KETUA UMUM DPP PDI PERJUANGAN
(ditayangkan TVRI tanggal 2 Juni 1999)

Seluruh rakyat Indonesia yang saya cintai.

Assallamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.

Dalam kesempatan ini, saya ingin mengajak seluruh rakyat untuk bersama PDI
Perjuangan, kembali menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang benar-benar
berdaulat, berkemakmuran dan berkeadilan.

Mengapa ajakan ini perlu saya sampaikan? Karena melalui program -program kerja
yang PDI Perjuangan miliki, bangsa Indonesia pasti akan menemukan jalan keluar
dari krisis yang berkepanjangan.


Rakyat Indonesia yang saya cintai,

Apa sebenarnya yang menjadi pijakan dasar kerja, atau 'platform' dari PDI
Perjuangan?

Untuk itu, melalui sebuah pernyataan prinsip, saya tegaskan bahwa; penegakkan
demokrasi dan pelaksanaan prinsip ekonomi pasar yang tanpa distorsi dan
berwajah kemanusiaan serta berkeadilan - merupakan pilihan platform PDI
Perjuangan.

Pilihan ini didasari kesadaran bahwa bangsa kita dihadapkan pada masalah
krisis
kepercayaan (Crisis of confidence) yang telah memporakporandakan seluruh aspek
kehidupan rakyat bangsa kita.

Oleh karenanya, memulihkan kepercayaan merupakan prioritas utama dalam
program peningkitan kualitas demokrasi maupun pemulihan ekonomi Indonesia.

Berpijak pada keyakinan ini, ada tiga hal yang akan dilakukan sebagai langkah
kerja;

Pertama, menyelenggarakan kepastian hukum melalui program pembentukan sistem
peradilan yang independent terbebas dari intervensi kekuasaan lembaga
eksekutif
dengan meniadakan diskriminasi pemberlakuan hukum kepada setiap warga negara.


Dengan adanya kepastian hukum, rakyat akan menikmati kedaulatannya terhadap
negara. Pada sisi kepentingan ekonomi, para investor dan pelaku ekonomi akan
merasa aman menanamkan modal; mengingat seluruh resiko yang timbul dapat
diukur secara pasti.

Dengan tidak adanya diskriminasi hukum, akan terbangun kesadaran bahwa setiap
warga bangsa diperlakukan sama di mata hukum. Dengan demikian setiap warga
negara Indonesia akan merasa aman, terlindungi hak dan kewajibannya dalam
menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara;

Yang Kedua, menciptakan stabilitas nasional yang akan PDI Perjuangan tempuh
melalui program pemberdayaan lembaga demokrasi.

Ditempuhnya jalan ini mengingat; stabilitas sosial-politik yang diciptakan
melalui
pendekatan (semata-mata) keamanan dengan berbagai tindak kekerasan -selama ini
terbukti telah membawa bangsa kita ke jurang kehancuran.

Dengan menjamin adanya kebebasan berpendapat, berkumpul, berserikat yang
ditunjang oleh pemberdayaan lembaga demokrasi seperti MPR dan DPR
yang dipercaya rakyat, tidak akan ada lagi gejolak-gejolak sosial yang tidak
tersalurkan dengan tertib, aman dan efektif. Hal ini sekaligus menjamin
meningkatnya kualitas kehidupan berkonstitusi yang demokratis.

Kepada Lembaga MPR dan DPR akan diberikan fasilitas tersedianya para ahli
berpengalaman dan professional untuk membantu kerja keseharian para wakil
rakyat. Dengan demikian sosial kontrol dari masyarakat dapat ditingkatkan
peran
dan kualitasnya.


Yang Ketiga; membentuk pemerintah yang kredibel, bersih dan berkualitas.

Bila saya dipercaya rakyat untuk memimpin negeri ini, saya akan mempercayakan
putra-putri Indonesia terbaik untuk duduk dalam kabinet.

Profesionalitas, integritas, dan loyalitas terhadap keutuhan bangsa dalam
perjuangan
menegakkan Demokrasi - Hak Asasi Manusia, dan Lingkungan Hidup, menjadi
kriteria utama.

Demi terbentuknya pemerintahan yang bersih dan tak tercela, seluruh pejabat
tinggi
negara wajib mendeklarasikan kekayaan pribadi mereka. Hanya lewat
pemerintahan yang bersih daiiberwibawa, perbaikkan kualitas demokrasi dan
perekonomian bangsa secara effektif, baru dapat dilakukan.


Saudara-saudaraku di seluruh tanah air,

Dalam hal pemulihan ekonomi, selrjin perlunya mengembalikan kepercayaan, ada 3
(tiga) masalah yang harus diselesaikan; dalam jangka pendek, menengah dan
panjang.


DALAM JANGKA PENDEK.

Pertama; melakukan reparasi kehancuran sosial, yaitu; mencegah kelaparan
berlanjut, terjadinya kekrjrangan gizi bagi balita, dan mencegah terjadinya
anak
putus sekolah; sehingga masa depan bangsa tidak berada dalam ancaman
kebodohan dan kekufuran.

Karenanya PDI Perjuangan menganggap perlu Program Jaring Pengaman Sosial
untuk diteruskan. Namun pelaksanaannya harus secara transparan dan terbebas
dari kepentingan-kepentingan politik kelompok atau golongan.

Untuk itu Lembaga Swadaya Masyarakat harus dilibatkan secara aktif, transparan
dan bertanggung jawab.

Kedua; menurunkan tingkat suku bunga, agar dunia usaha dan perbankan bergairah
kembali, sehingga perekonomian pulih dengan segera.


Ketiga; pemulihan perbankan nasional. Kemelut perbankan harus diselesaikan
secara tuntas, cepat, menyeluruh dan tidak secara parsial.

Karenanya, Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) harus independen,
terbebas dari pengaruh konflik kepentingan pribadi, kelompok maupun golongan.


Keempat; penyelesaian hutang luar negeri.

Restrukturisasi hutang luar negeri harus dibarengi upaya pemulihan kepercayaan
internasional terhadap perekonomian Indonesia.



JANGKA MENENGAH.

Dalam tahapan ini, menegakkan pilar-pilar prinsip ekonomi pasar yang tidak
terdistorsi akan dilakukan melalui cara


a. memperkuat institusi ekonomi;

Lembaga-lembaga pelaku ekonomi seperti; perbankan, dunia usaha, pasar modal,
perpajakan, pengawas independen, Bank Sentral, Bapepam, BPPN, dll, harus
diperkuat, agar perekonomian Indonesia dapat tumbuh dan berkembang secara
berkualitas dan berkesinambungan.


b. menciptakan transparansi dunia usaha dan investasi.

Dalam hal ini menjunjung tinggi etika dan moral kerja dalam dunia usaha
merupakan
keharusan.


c. memacu peningkatan kompetisi dunia usaha yang mensejahterakan masyarakat
sebagai konsumen.

Globalisasi dan perekonomian dunia yang telah menyatu dan saling terkait
(interlink
economy), membuat pembentukan pasar bersama harus diperjuangkan agar
prinsip 'fair trade'(perdagangan yang adil dan saling menguntungkan)
menggantikan
pemahaman 'free trade' (perdagangan bebas) yang terlanjur dibakukan selama
ini.
Sehingga dengan demikian bangsa Indonesia akan dapat bersaing secara adil-
proporsionil pada saat menjalankan kesepakatan APEC, AFTA, WTO, dan lain-
lainnya.


d. melakukan swastanisasi, dirasa perlu mengingat kondisi keuangan negara yang
sangat parah.

Untuk membedakan dengan kebijakan privatisasi yang dilakukan pemerintah
sekarang, maka swastanisasi yang akan dilakukan PDI Perjuangan berorientasi
pada pelaksanaan secara terencana dan transparan, untuk mencapai tujuan
Peningkatan nilai tambah bagi kepentingan negara dan masyarakat; peningkatan
produktivitas dan efisiensi, agar rakyat dapat meningkatkan daya beli dan
memenuhi
kebutuhannya secara lebih menguntungkan; dan memperluas kesempatan
penyebaran kepemilikan/saham kepada setiap warga negara Indonesia.


e. melakukan prioritas pembangunan ekonomi yang didasarkan pertimbangan
Indonesia sebagai negara maritim-kepulauan dan agraris.

Pembangunan sektor pertanian, perkebunan,kelautan dan pariwisata menempati
prioritas utama. Sektor~sektor ini, mampu menyediakan lapangan kerja
sebesar-besarnya dengan biaya investasi yang relatif kecil, disamping memiliki
keuntungan kompetitif bagi Indonesia.

Dalam kaitan ini sektor usaha kecil dan menengah akan terus dikembangkan tanpa
harus melakukan distorsi terhadap prinsip ekonomi pasar.


f. melakukan desentralisasi dan otonomi daerah.

Kebijakan ini dilakukan dengan cara memperkuat lembaga-lembaga ekonomi,
demokrasi, hukum dan Sumber Daya Manusia di daerah. Karenanya pembagian
pendapatan Pusat dan Daerah secara proporsional, adil, dan yang menjamin
peningkatan kualitas kehidupan rakyat di daerah -merupakan keharusan.


JANGKA PANJANG

Dalam Pemulihan Ekonomi Jangka Panjang, PDI Perjuangan berorientasi pada
pembangunan ekonomi yang memberf kepastian terjadinya proses pemberdayaan
rakyat secara menyeluruh; dimana menegakkan kedaulatan rakyat menjadi tujuan
utamanya.


Saudara-saudaraku tercinta,

Mengenai pelaksanaan politik luar negeri, PDI Perjuangan tetap berpegang pada
prinsip politik bebas aktif. Upaya menciptakan stabilitas politik-ekonomi
global,
regional dan stabilitas kawasan negara kesatuan Republik Indonesia, menjadi
bagian
penting dari tujuan diplomasi kita.


Disamping program-program di atas, khusus kepada kaum perempuan para ibu
bangsa, saya tegaskan bahwa memberikan perlindungan terhadap kaum perempuan
dari berbagai tindak kekerasan, dan menjadikan perempuan sebagai mitra sejajar
kaum laki-laki, menjadi salah satu bagian penting dari program PDI Perjuangan.

Dengan menyampaikan platform dan program kerja ini, PDI Perjuangan
menempatkan pembangunan intelektual, mental, spiritual, dan karakter bangsa
sebagai modal pembangunan yang bersifat mendasar.

Untuk hal ini diperlukan suatu politik kebudayaan yang mencerminkan Indonesia
sebagai bangsa yang beradab, berbudaya dan berketuhanan.


Saudaraku, rakyat Indonesia yang saya cintai,

Dengan paparan ini, saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk memenangkan
PDI Perjuangan dalam Pemilu kali ini. Karena kemenangan PDI Perjuangan adalah
kemenangan rakyat sepenuh dan seluruhnya.


Ingat PDI Perjuangan, Ingat nomer 11 (sebelas), rakyat pasti menang!

Wassalammu'alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh.


Megawati Sukarnoputri

Kirim email ke