Hmmm, delapan besar sudah seperti itu ya. Sampai dengan saat ini jika semua
Partai Golkar dan bekas koalisinya (MKGR, MURBA dll) bergabung lagi atau
semua partai Islam berkoalisi lagi (seperti eks PPP di jaman Orba), maka
PDIP akan merosot. Sedangkan PDIP dengan partai banteng tertentu belum bisa
mesra.

Ada kecenderungan semua partai yang ada akan berkoalisi sesuai azas dan
filsafat masing2 yang mirip (akan terjadi seperti eks Golkar, PPP dan PDI
lagi). Kang Acu tolong matematikanya dimainkan supaya kita tahu berapa
total suara dari ketiga koalisi besar ini. Lebih baik bersimulasi daripada
menebak-nebak. Ada yang optimis terhadap koalisi partai Islam. Adakah
analisis dan ramalan lainnya? Anyone?
==========================

Mas Wien !
Susah juga memprediksi masalah koalisi partai pasca pemilu ini. Soalnya
untuk membentuk koalisi untuk masalah tertentu tidak saja hanya mengandalkan
peta pembagian kursi, tetapi juga berbagai faktor eksternal, termasuk
berbagai demonstrasi/pernyataan, yang akan terjadi menjelang SU-MPR 1999.
Terlebih menyangkut amandemen UUD-1945. Kalau nggak hati-hati ya tidak
mustahil akan muncul gelombang Reformasi
Ronde kedua.

Oya hari ini saya melihat gelagat orang yang sebelum PEMILU semangat
memperlihatkan sikap anti Status Quo, namun barusan seperti ogah untuk
memperlihatkan sikap itu. Artinya, nggak begitu gamblang lagi. Entah kenapa
ya ?

Salam,

Nasrullah Idris

Kirim email ke