Apakah akan makin banyak pertentangan di dalam negara ini jika hal tsb.
dilakukan??
Entahlah...
Yg. jelas, mulai nampak "gigi-nya" orang-orang di belakang Mega.
------------
PDI Perjuangan Siap Buka Hubungan dengan
Israel
JAKARTA -- Harian Israel Ha'aretz edisi 8 Juni 1999 mengungkap
pernyataan seorang anggota Balitbang PDI Perjuangan (PDI-P),
Subagio Anam, bahwa partainya akan membuka hubungan
diplomatik dengan Israel. ''Kami tak punya prasangka buruk
terhadap Israel,'' ungkap Subagio kepada Ha'aretz.
Subagio menambahkan hubungan diplomatik dengan Israel akan
dirintis jika PDI-P memenangkan Pemilu 1999 ini, dan berhasil
mengantar Megawati ke kursi presiden. Ia menegaskan hubungan
diplomatik dengan Israel tinggal soal waktu.
''Banyak masyarakat di sini mengagumi Israel dan masyarakat
Israel. Kami ingin mengembangkan hubungan dengan Israel dan
bangsa-bangsa Arab, untuk membawa kesejahteraan ke seluruhan
wilayah. Mengenai masalah Timur Tengah antara Arab-Israel,
terserah pada mereka,'' lanjut Subagio.
Pernyataan Subagio kemarin kembali ditegaskan oleh tokoh PDI-P
Aberson Marle Sihaloho. Ketika dihubungi Republika, Aberson
menyatakan PDI-P berpandangan tidak ada alasan bagi Indonesia
untuk tidak menjalin hubungan diplomatik dengan Isreal. Sikap ini,
menurut calon anggota DPR dari PDI-P ini, sesuai dengan UUD
1945. ''Kalau kita tidak mengakui mereka, apa alasannya?'' ujar
Aberson, yang lantas mengutip beberapa kalimat dalam
Pembukaan UUD 1945.
Lebih lanjut, Aberson menuturkan negara-negara Arab yang
selama ini berperang melawan Israel saja sudah mengakui Israel.
Karena itu, ia lantas menanyakan mengapa Indonesia tidak
mengakuinya. Sedangkan mengenai sikap PDI-P terhadap
perjuangan bangsa Palestina yang berupaya merdeka dari Israel,
Aberson menyatakan tetap mendukung. ''Kita juga mendukung hak
Palestina untuk merdeka.''
Dia juga mengatakan pernyataan Menlu Ali Alatas yang hanya
mengakui kemerdekaan Palestina tapi menolak mengakui negara
Isreal adalah sikap ambivalensi. ''Kenapa kita mengakui
kemerdekaan Palestina tapi Isreal tidak,'' tanyanya.
Ditanya apakah hubungan diplomatik Israel-Indonesia segera
dibuka kalau PDI Perjuangan berhasil memenangkan pemilu dan
mengendalikan pemerintahan, Aberson menyatakan itu hanya
masalah teknis. Secara prinsip, menurutnya, tidak ada masalah.
Selama ini Indonesia memang tak memiliki hubungan diplomatik
dengan negara Yahudi tersebut. Kebijakan luar negeri RI itu diambil
sebagai penolakan terhadap sepak terjang Israel yang melakukan
perampasan tanah Palestina, yang hingga sekarang masih terus
berlangsung.
Sementara itu, berkaitan dengan kemungkinan Megawati menjadi
presiden mendatang, sosiolog Prof Dr Arief Budiman menyatakan
masih meragukan kemampuannya. Guru besar politik di
Universitas Melbourne, Australia, ini mempertanyakan kapabilitas
pribadi Mega bila memegang tampuk pemerintahan mendatang.
Arief mengakui kekuasaan Mega begitu sangat besar. ''Tapi
kapabilitasnya sebagai pemimpin masih sangat terbatas,'' kata
mantan dosen Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW)
Salatiga, yang ditemui wartawan sebelum menjadi pembicara
diskusi di Radio PTPN Solo, Selasa malam (8/6).
Dari hasil penghitungan suara sementara, PDI-P memang di atas
partai-partai lain. Namun, menurut Arief, unggulnya perolehan
suara partai ini belum tentu mengantar Mega ke kursi presiden.
Hambatannya, kata Arief, soal kapabilitas tadi. ''Belum lagi soal isu
agama. Kalangan Islam sebagian besar belum menerima wanita
sebagai pimpinan negara,'' papar Arief.
Masalah lain yang akan dihadapi Mega, lanjut Arief Budiman,
adalah kemungkinan munculnya perpecahan di tubuh PDI-P.
Perpecahan dimaksud, kata tokoh Eksponen '66 ini, salah satu
pemicunya adalah Mayjen (Purn) Theo Syafe'i.
Menurut Arief, Theo yang juga salah seorang Ketua DPP PDI-P
dari unsur militer pensiunan, banyak mempengaruhi Mega untuk
menjalin aliansi dengan PKP (Partai Keadilan dan Persatuan).
Rencana aliansi PDI-P dengan PKP itulah yang, menurut Arief,
membuat Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Kebangkitan
Bangsa (PKB) urung berkoalisi dengan PDI-P. n bur/poy/eds
application/ms-tnef