Bagaimana sih anda anda ini, nggak teliti?????

Saya khan cuma kasih komentar atas berita yang dikirim oleh seseorang di milis
ini tentang Mega. Begitu pula dengan komentar saya yang pertama tentang Mega
beberapa bulan yang lalu, juga cuma ngomentari pendapat seseorang tentang
Mega. Lagi pula saya nggak bikin balasan yang berkepanjangan, karena saya
sendiri bosan kok.

Tentu saja saat ini, adalah waktu yang tepat untuk berkomentar. Lagipula saya
tidak ada kepentingan sama sekali dengan partai lainnya jadi penilaian saya
obyektif, meskipun kalian kira sebagai menghujat........sorry karena saya
benar benar kecewa......Sampai tetes darah penghabisan saya tidak akan rela
Mega memimpin Indonesia (ceila..sok amat aku ini) Mungkin kalian heran
biasanya para cewek bela belain Mega. Aku sih tidak rasis, tetapi berusaha
berpegang teguh pada prinsip. apalagi sekarang ada kabar bahwa dia punya
rencana buka hubungan dengan Israel.

Aku janji deh nggak akan kasih komentar tentang Mega, biarkan waktu yang
membuktikan. 

Maaf beribu ribu  maaf jika tidak berkenan

Love & peace
Yuni

Mardhika Wisesa <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> --------------------------------------------- 
>       Attachment:� 
>       MIME Type:�multipart/alternative 
> --------------------------------------------- 
Ass. Wr. Wb,

Jangan capek donk Mas/Mbak Mirza, saya harapkan Mbak Yuni 
bukannya menghujat, mungkin hanya memberikan masukan
bagi kita-kita semua yang ada di milist ini. 
Memang terkadang posting di milist ini, lebih banyak 
'Ungkapan Hati'yang memang terkadang kurang objektif, 
dikarenakan keikutsertaan emosi dari sang penulis 
secara pribadi. Apalagi yang kadang menulis di sini,
juga tidak jelas identitasnya. Jadi ada rasa kurang 
peduli dengan apa yang dia tulis, karena dia bisa 
bersembunyi dibalik nick atau emailnya itu.
Namun ini tidak seharusnya menutup para penulis muda
seperti anda-anda ini, yang sangat berpotensi untuk
menyuarakan kata hati dari para rakyat kita.
Harus kita semua ingat, bahwa Kejatuhan Orde Baru dan
Tumbangnya Bapak Presiden Soeharto juga atas andil
para-para penulis 'lepasan' Permias Milist dan Milist 
di internet lainnya. Saya hanya mengutip apa yang pernah
dituliskan oleh Harian Ternama New York Times, yang 
menyebutkan Revolusi Indonesia 1998 adalah Revolusi yang
diperjuangkan dari Internet. Revolusi yang menggunakan
perangkat High Tech (Internet) untuk menyebarkan informasi
dan kecepatan komunikasi antar para aktivis, pelajar,
reformis dari Luar Negeri seperti kita ini dan para
aktivis, pelajar dan reformis dalam negeri. Mungkin Bapak
George Aditjondro dapat menjelaskan ini, karena saya tahu
banyak dari bahan2 yang beliau dapatkan juga berupa 
masukan dari internet ataupun kontak2 email dengan sesama
aktivis yang ikut memburu harta 'tersembunyi'Soeharto.

Wassalam,
Mardhika Wisesa

Mirza Raditya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
terus terang saya Cape membaca posting2 mbak yuni yg
dr dulu sampe skrg yg isinya hanya menghujat mega...
ngga ada yg masalah lain apa yg lbh bermanfaat dan
bisa dibahas selain itu?!.
lbh baik mbak yuni cari email langsung ke mega dan
mengeluarkan pendpt anda langsung ke beliau, jadinya
tidak usah berisik di mailing list ini....
Apakah dr anggota mailing list ini yg tau, jadi bisa
dikasihkan ke saudara yuni.

saya yakin masih banyak org lain (termasuk saya) yg
masih ingin membaca posting dgn topik lain yg mungkin
jauh lbh bermanfaat dan bisa menambah wawasan
pengetahuan.
Mega blm jadi presiden RI anda sdh ributnya alang
kepalang, apalagi nanti beliau memang sdh terpilih
secara resmi. mungkin semua isi posting permias ini
hanya akan berisikan keluh kesah dan hujatan saudara
kepada beliau.
jgn2 anda punya dendam pribadi or persoalan pribadi
dgn mega yach?!..

wassalam,
Mirza Raditya



____________________________________________________________________
Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1



____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke