Hm........komentar saya, ntar dikira ok tahu lagi....he..he..
Memang sulit untuk menebak karakter masing masing dan memilih siapa yang
pantas menjadi pemimpin, terutama dalam suatu kelompok besar, yang disebut
negara. Banyak serigala berbulu domba.
sekarang ini hanya tergantung dari pribadi masing masing(dalam hal ini rakyat)
kepada siapa mereka mempercayakan kpemimpinan. Cara yang paling aman adalah
minta ptunjuk pada yang Maha Kuasa, siapa yang paling pantas untuk menjadi
pemimpin. Tapi kalau sudah jelas jelas ketahuan belangnya tidak usah didoakan
lagi(buang buang waktu) masukin aja kecomberan....he..he..he..
sudah mulai kelihatan bijak nggak?????????? (smile)
Yuni
Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ck....ck....ck.....ini toh yang dikatakan mau jadi wakil rakyat?
Mana posisinya wakil ketua lagi....ah malu2in dah.
Mungkin mbak Yuni tertarik mengomentari perilaku
wakil ketua DPRD II dan juga caleg DPR kita mendatang
ini?...:)
catatan:
mohon tidak mengeneralisir kelakuan 1-3 orang ini
sebagai kelakuan semua anggota partainya karena
memang tidak bisa dijadikan dasar pengambilan
kesimpulan. Ini hanya kelakuan 1-3 oknum saja
yg kebetulan ketangkap basah di lokasi.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu
------------------------------------
JAKARTA (Waspada): Wakil ketua DPRD II Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan
yang juga calon legislatif DPR RI dari PPP, DR, 59 tertangkap
tangan saat berpesta shabu-shabu dan berkencan dengan dua wanita
panggilan di sebuah kamar Hotel Mercury, Grogol Jakarta Barat Selasa malam
(8/6).
Satuan Serse Narkotik Polda Metro Jaya yang dipimpin Kapten Pol Drs I
Gusti Nyoman Gunawan yang melakukan penggrebekan di kamar nomor 901 turut
mengangkut kedua wanita cantik yang menjadi teman kencan calon
legislatif itu. Selain mengangkut ketiganya, petugas juga memeriksa NA
(Pembantu
Gubernur Sumsel Wilayah Bangka Belitung) dan Letkol Pol A (Mantan
Kapolres Musirawas).
Kedua aparat negara itu ikut diangkut ke Polda Metro Jaya karena berada
di tempat kejadian saat petugas melakukan tugasnya. "Sejauh ini petugas masih
melakukan pemeriksaan urine ke empat orang yang menemani tersangka
menghisab shabu-shabu. Bila hasil pemeriksaan urine ke empat orang ini
nantinya
positif mengandung obat-obatan psikotropika maka keempat dinyatakan
sebagai tersangka," kata Kadit Serse Polda Metro Jaya Kolonel Pol Drs Alex
Bambang Riatmojo kepada wartawan di Jakarta, Rabu (9/6).
Sementara itu sejumlah barang bukti yang di sita petugas, dua bong (pipa
penghisap shabu-shabu) dan dua papan rohipnol serta sebuah symbol "reserse"
yang
digunakan Pol A.
Polisi yang menerima informasi dari masyarakat, mendapat keterangan
bahwa kelima orang ini selama dua hari telah melakukan aktivitas tersebut.
Dengan
sigap petugas langsung menggerebeg kamar hotel sekitar pukul 20:00.
Sedangkan kedua wanita cantik yang mendampingi tersangka sehari-harinya
mangkal di bar hotel tersebut. Kebetulan kedua wanita cantik tersebut berasal
dari daerah yang sama dengan tersangka membuat mereka lebih cepat akrab
sehingga keduanya dibooking tersangka bersama dua orang koleganya itu.(chas)
----------end----------
____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at
http://webmail.netscape.com.