Saya memang bukan orang yang ahli dalam agama, tetapi saya ingin sedikit
mengomentari sebagai seorang wanita Islam. Kebanyakan yang menentang MS selama
ini adalah pria muslim, sehingga saya kuatir akan didefinisikan bahwa itu
hanyalah karena ego seorang pria yang tidak mau dipimpin oleh wanita.

bRidWaN <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Saya hanya ingin berkomentar bahwa Amien Rais bisa saja terpilih
menjadi Presiden dengan kemurahan dan kebesaran hati Megawati.
sehingga kombinasi Megawati sebagai Ketua MPR dan Amien Rais
sebagai Presiden akan menjadi suatu 'konsensus'.
Inipun baru bisa terjadi apabila komunike Paso menjadi kenyataan.

Atau dengan cara lain, misalnya PAN berkoalisi dengan Golkar
serta Partai Status Quo lainnya.

Atau pada pengumpulan akhir, PAN bisa merebut suara melewati
PDI-P dan PKB. Siapa tahu ?

Bagaimana mungkin ada seseorang Presiden yang tidak (atau kurang)
didukung oleh rakyatnya ? Bagaimana mungkin dunia luar akan memberikan
kepercayaannya kepada Negara kita ?
Bagaimana mungkin kita membangun Negara tanpa adanya kepercayaan tsb ?

Menurut saya kekurang populeran Amien Rais dan beberapa orang lainnya yang
mewakili partai Islam bukan karenakan waktu yang kurang mendukung. Banyak
rakyat kecil yang mungkin tidak tahu siapa Amien Rais dll, sebelumnya mereka
memang tidak kenal dengan Amien dan sampai akhir pemilu mereka mungkin tidak
sempat mengenalnya. Ini memang kekurangan dari kelompok Amien dkk.Saya yakin
kalau AR dkk membenahi strategi untuk memperkenalkan diri kepada masyarakat
saya yakin rakyat akan mengenal dan mencintai AR atau yang lainnya.

Sedangkan MS, ini merupakan keuntungan dari MS sebagai anak Sukarno. Sejak
lahir dia sudah dikenal oleh rakyat.Dia top sejak detik dia lahir. Karena
bapaknyalah dia terkenal, bukan karena sepak terjangnya. Dia menjadi anggota
DPR waktu itu  karena ia anak Sukarno. PDI pada waktu itu hanya ingin
memanfaatkan nama besar bapaknya.Dia tidak ada apa apanya.  
Coba kalau AR atau capres lainnya adalah anak Sukarno, maka rakyat akan
memilih AR atau siapapun yang menjadi anak Sukarno, bukan Mega seorang wanita
biasa yang tidak punya apa apa untuk dijual dikalangan politik. Siapa yang
memilih Mega????????biasakah anda jelaskan ??????apakah dia akan
terkenal???????

Tetapi meski demikian saya justru bahagia, bangga, dan puas justru dengan
keberadaan AR dan yang lainnya, karena mereka berasal dari nol. Mereka bukan
anak orang yang terkenal atau anak penggede lainnya yang tampil karena nama
bapaknya. Tapi mereka tampil karena nilai yang mereka miliki.AR turut
menggerakkan mahasiswa sehingga dapat menggulingkan Suharto. 
Dimana Mega pada waktu itu?. AR turun kejalan bersama sama dengan mahasiswa
dan rakyat, sedangkan MS, mungkin hanya menyaksikan kejadian di rumah(sorry).
Tahun lalu saya pulang ke Indonesia berbarengan dengan gencar gencaranya
teriakan reformasi. Kebetulan saya menyaksikan sendiri para mahasiswa di
gedung DPR. Saya ketemu Sukmawati bersama orang orang lama seperti Supeni dll
di gedung DPR. Mereka meminta DPR agar menyampaikan pesan mereka kepada
presiden Suharto pada waktu itu untuk mengundurkan diri...........mana
Mega????? tidak ada diantara mereka.

Selain itu MS, AR dan beberapa tokoh lainnya belum pernah menjadi presiden,
sehingga kalaupun rakyat percaya kepada MS saat ini hanyalah berdasarkan
impian mereka bahwa MS akan mampu menjadi pemimpin yang baik, belum ada contoh
nyata bahwa ia adalah orang yang dapat dipercaya, orang belum pernah
menjalankan pemerintahan kok.

Sedangkan kepercayaan dunia, oke dunia mendukung MS, tapi tidak berarti kalau
pemimpin lain yang memimpin dunia tidak akan mempercayai Indonesia dalam
urusan dagang. Indonesia ini penduduknya sangat besar jumlah, potensinya
tinggi  sebagai sasaran pemasaran. Meskipun tidak dipimpin oleh MS, jika
rakyat tenang maka investor asing pun akan berdatangan.  


Satu hal lagi, darimana kita tahu bahwa Mega tidak tahu menahu
mengenai syariat agamanya ? 

Wah anda ini jelas jelas belum tahu tentang agama Islam. Mungkin tahu sekedar
aturan luarnya aja. NAnti deh yang ahli agama akan menjelaskan lebih detail,
saya sih mungkin sama kayak MS, tidak terlalu kuat agamanya. Tapi yang jelas
Islam mempunyai aturan bahwa masing masing umatnya mempunyai tersendiri,
wanita itu kedudukannya dimana, pria itu dimana semua itu ada. Dan setahu saya
pembedaan pria dan wanita itu adalah pintu memasuki Islam dalam arti dapat
membantu kita untuk memahami Islam. Kalau sebagai seorang wanita atau pria
tidak tahu posisi kita dimana ya jelas aja kita bingung untuk melaksanakan
Islam itu sendiri, lha wong posisinya aja nggak tahu kok.

Bagaimana dengan Presiden2 sebelumnya ?
Apakah orang yang tahu syariat agamanya akan dapat berpikir bijaksana,
serta akan bekerja untuk menjadikan Negara yang adil dan makmur ?
Bukankah banyak contoh bahwa tidak ada jaminan bahwa orang yang tahu
syariat agamanya akan bertindak bijaksana ?

Bagaimana dengan tokoh Agama yang berkampanye untuk Golkar 2 tahun
yang lalu, padahal mereka jelas tahu bahwa Golkar sejak tahun 1970-an
sudah tidak menjalankan misi-nya dengan benar ?

Mengenai presiden presiden sebelumnya, berarti termasuk Sukarno khan???????
nah itu jelas jelas mereka bukan contoh muslim yang benar. Mereka ini dipilih
waktu itu bukan karena kriteria agamanya. Jadi jangan dia dianggap sebagai
seorang pemimpin yang mewakili keingin kita kita ini. 

Lagi pula mereka itu adalah masa lalu dan belajar dari pengalaman masa lalu
bahwa memilih pemimpin BUKAN BERDASARKAN AKHLAK SERTA AGAMANYA, nah untuk
sekarang ini seharusnya bisa menjadi bahan pelajaran bahwa memilih pemimpin
bukan hanya berdasarkan nama besarnya saja , yang dicontohkan oleh Sukarno
atau dianggap bijaksana seperti contohnya Suharto. 

Kalau orang orang yang tahu syariat agama tapi tidak memperjuangkan kebenaran,
mereka adalah termasuk orang orang munafik. Banyak loh orang munafik yang
berkedok agama, (termasuk saya juga kali...he..he..he..)

Satu lagi yang harus diingat, bahwa suara Rakyat adalah suara Tuhan !

wah hebat ya baru kali ini saya tahu bahwa suara rakyat adalah suara Tuhan.
Saya ini termasuk rakyat loh berarti kalau saya brbicara seperti ini berarti
termasuk pembicaraan Tuhan, benar nggak.........wow hebat ya saya ini

salam balik 
yuni

Salam,
bRidWaN

At 11:48 AM 6/13/99 MST, yuni windarti wrote:
>Kalau memang ada kemungkinan seperti itu, bagus!!!!!!
>
>Saya sangat berharap agar Indonesia tidak dipimpin oleh MS, pilih saja Amien
>Rais sebagai presiden. Sungguh umat Islam sebagai akan kembali merasakan
>cobaan berat karena terpilihnya MS sebagai pemipin dinegara yang mayoritas
>penduduknya Islam.
>
>Dengan terpilihnya Mega jelas bahwa umat Islam di Indonesia tidak tahu menahu
>syariat agamanya sendiri. Ini tugas berat bagi para alim ulama, dan para umat
>Islam lainnya yang lebih tahu syariah agama, untuk menjelaskan lebih dalam
apa
>sebenarnya Islam kepada umatnya.
>
>Kepada umat lainnya semoga kalian menyadari betapa pentinga mematuhi aturan
>agama di agama kalian masing masing. Kalian tidak bisa merasakan apa yang
>sekarang umat Islam rasakan(yang tahu aturan), karena  aturan diagama kalian
>berbeda. Tetapi percayalah jika orang Islam sejati yang memimpin negara, maka
>tidak akan terjadi hal hal yang menakutkan seperti yang anda gambarkan.
>
>Salam damai
>
>Yuni
>
>
>
>
>Irwan Ariston Napitupulu <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>Akankah Indonesia membuat sejarah baru dunia dimana
>partai yg memenangkan pemilu ternyata capresnya tidak
>terpilih menjadi presiden?
>
>Apakah hal seperti ini pernah terjadi di negara lain,
>dimana partai pemenang pemilu ternyata capresnya
>tidak terpilih menjadi presiden?
>
>Indonesia memang sering lain dari yang lain.
>Moga2 kali ini normal2 saja. Jangan lagi kita
>kecewakan rakyat. Rakyat dalam pemilu kemarin
>memilih partai cenderung karena melihat capres
>yg diajukan oleh masing2 partai. Kalau mau dilihat
>dari program2 yg diajukan, cenderung tidak banyak
>perbedaan dan memang cenderung tidak begitu
>diperdulikan oleh sebagian besar pemilih.
>
>Semoga rakyat kali ini tidak dikecewakan kembali,
>tidak dipermainkan kembali oleh sistem.
>Dibutuhkan kearifan dan jiwa besar para pemimpin
>untuk memenuhi keinginan masyarakat Indonesia
>yg tercermin dalam pemilu kali ini.
>
>
>jabat erat,
>Irwan Ariston Napitupulu
>


____________________________________________________________________
Get your own FREE, personal Netscape WebMail account today at 
http://webmail.netscape.com.

Kirim email ke