Menurut saya Mbak/Mas Mirza ini malah bisa bikin Indonesia maju. Jadi Jaya
memang sangat subyektif dalam menilai anda. Atau mungkin karena 'mbak Yuni'
kali, bukannya 'Mas Yono'. Bisa saja khan, walaupun pendapat saya ini juga
sangat subyektif.

Mardhika Wisesa wrote:

> Kang Brawi,
>
> Saya rasa Mbak/Mas Mirza bukan ngomentarin perminta maafan
> dari Mbak Yuni Windarti, anda kan lihat sendiri bukan hanya
> Mirza yang mengeluhkan ketidak-seriusan dari Mbak Yuni,
> yang lainnya juga saya rasa begitu. Saya hanya melihat dari
> posting akhirnya saja, yang sepertinya Mbak Yuni hanya
> 'Iseng dan Berpura-pura'dalam penulisan di milist ini.
> Sedangkan kita tahu semua kan kalau kita bukannya bermain-main
> dengan kata-kata di Milist ini.
> Keseriusan dalam penulisan di Milist ini yang saya hargai
> setinggi-tingginya...dan tentunya kalau hanya untuk iseng,
> penuh kepura-puraan itu yang tidak bisa saya hargai.
>
> Memang masih banyak jalan ke Roma, tetapi tidak harus
> melewati jalan yang penuh dengan batu-batuan, paku
> dan duri kan? Dalam arti, kalau ingin berkenalan dengan
> masyarakat Permias tidak harus dengan cara yang paling
> susah kan....
>
> Salam,
> Mardhika Wisesa
>
> FNU Brawijaya <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Ente dua kali mosting cuman ngomentarin orang nyang
> udah mau minta maaf. Lha orang-orang nyang kayak sampeyan ini
> nyang bikin Inodneisa susah maju. Kerjanya cuman ngebles-ngebleske
> orang yang sudah keblasuk. Mbok sing isin dikit gitu... Pantes orang
> susah minta maaf karena kalau minta maaf malah dikerjain.
>
> ____________________________________________________________________
> Get free e-mail and a permanent address at http://www.netaddress.com/?N=1

Kirim email ke