Bagaimana kalo saya usul kalo permias@ ditutup untuk semua orang
kecuali admin saja?
Kalo mau nyang cuman anggota permias kan udah diwakili oleh
para pengurus di forum@. Entar di sana silakan ngurusin bagaimana
mbikin seminar, mbikin acara makan-makan, mbikin apa saja nyang
'berkualitas'. Bagaimana kalo Mang Boy minta ketua permiasnya untuk
diikutkan di forum@ aja.
Lha kalo mau nurutin pak Dubes kenape ndak mbikin milis dubes@?
Atau mbikin kualitas@. Jadi nyang ngikut mesti dites kualitasnya.
Lebih jauh lagi mesti dipilih nyang tidak suka berantem, ribut, atau
berbeda pendapat. Jadi semua harus searah, harmonis, dan berwawasan.
Wawasan nyang dimaksud adalah wawasan pancasila dan dipayungi
oleh UUD45 beserta semua derivat-nya. Dengan demikian akan tercapai
masyarakat milis yang ayem tentrem kerto raharjo, gemah ripah
loh jinawi. Untuk memastikan berkembangnya Permias@ ke arah yang positif,
maka perlu disusun:
- daptar cekal bagi orang-orang nyang ndak berkualitas, suka ngaco, dll.
- keharusan untuk membuat posting minim satu per hari bagi setiap peserta
- perlu disusun dewan penilai posting
- perlu disusun dewan kehormatan untuk menghukum pelanggar
- untuk mengganti rugi waktu para dewan, maka perlu disusun dewan penyantun
untuk mengumpulkan dana.
- perlu disusun badan pemeriksa untuk menghindari penggelapan dana yang
'sudah baru akan' dikumpulkan itu.
- bila bentuk-bentuk di atas sudah dapat berjalan, tetapi masih kurang
memuaskan, maka perlu dibentuk lembaga formal. Agar sesuai dg semangat
kemahasiswaan, maka dipilih bentuk lembaga non-profit.
- bila lembaga non profit tidak membuat milis maju, maka perlu dipikirkan
untuk melakukan privatisasi, shg berorientasi kepada profit untuk
mem-boost kinerja dewan.
- bila lembaga milis Permias@ profit-oriented tidak maju juga, perlu
diperiksa kinerja dewan, dan kondisi keuangan apakah dipergunakan dg
benar.
- bila terbukti kinerja dewan tidak benar, perlu diarrange pemilu yang
demokratis, shg didapat anggota dewan Permias@ yg berkapabilitas tinggi.
(eeee.....pemilu lagi...).
- dewan-dewan yang kuat dan kapabel in turn diharapkan mampu mengangkat
kualitas peserta milis ke level yg lebih tinggi.
- Bila segala daya upaya membentuk dewan tidak berhasil, maka perlu
mengantisipasi kelayakan milis, apakah layak untuk dipertahankan.
- Studi kelayakan perlu dilakukan oleh konsultan independen, untuk mencegah
kenetralan.
- Bila hasil studi tidak memuaskan, maka perlu dilakukan jalan terakhir,
yaitu referendum. Apakah mau bubar atau tetap ada....
Hehehe....
Monggo,
Jaya,
(jelas berkualitas....
kualitas rendah...hehehe....)
Boy anderesta wrote:
> Kepada Administrator mailing list,
>
> Saya ingin mengusulkan agar Permias@ ditutup untuk umum. Beberapa teman
teman
> yang saya hubungi di 12 state setuju kalau di Permias@ ini lebih banyak
orang
> iseng dan sampah nya daripada informasinya. Bahkan yang saya baca dulu
> disini, Dubes kita sendiri sampai ( mungkin ) berpendapat yang sama kalau
di
> mailing list ini lebih banyak junk nya dibanding kegunaannya.
>
> Jadi dengan menutup mailing list ini, bisa dipastikan bahwa yang memiliki
> akses ini hanya mahasiswa. Kalau Administrator dan Permias lokal yang lain
> setuju dengan ide saya, mudah mudahan mailing list ini bisa lebih
berkualitas
> biarpun kuantitasnya mungkin jauh lebih sedikit daripada sekarang ini.
>
> Terimakasih,
>
> Boy