Pengamatan saya sih sederhana saja:
1. Di antara berlima itu, jelas PAN yg masih bayi betul. Ya jelas aja belum
bisa lari....
2. Mau menggarap kantong2 di pelosok/rural maupun 'massa mengambang' (yg
jumlahnya besar dan menentukan)??, keliatannya mau sih, tapi mana sempaaaat
.....?!
3. Tapi, kalo dipikir2, dgn kondisi spt ini, bisa masuk ranking lima ya not
bad lah bahkan sebenarnya suatu prestasi.
4. Yg juga perlu disimak, identitas parpol ini jelas dan
pendukung/pemilihnyapun dgn demikian menyadari pilihannya.
(wah, kalo ngomong begini nanti ada yg bilang ane simpatisan PAN
nih,.........sudah ah)
Anyway:
Siapa/apa yg terpilih, tentunya mencerminkan juga karakteristik pemilih2nya.
in other words, people get the leader they deserve......
RI
> ----------
> From: Yusuf-Wibisono[SMTP:[EMAIL PROTECTED]]
> Sent: Friday, June 18, 1999 8:00 AM
> To: [EMAIL PROTECTED]
> Subject: Re: Menganalisa suara PAN
>
> ...
>
> >Padahal sebelum Pemilu dimulai, saya ingat bagaimana
> >keyakinan yang begitu besar untuk memperoleh suara
> >banyak yang diperlihatkan oleh Pengurus PAN maupun
> >oleh para simpatisannya.
>
> Yw: Saya bukan simpatisan partai manapun; tapi
> memang benar, dulunya saya memperkirakan PAN
> jauh lebih solid daripada Golkar. Ternyata
> perkiraan saya keliru. Dan salah satu asumsi
> yg sekarang saya sadari salah total adalah:
> ternyata Indonesia itu jauh lebih luas dari
> yg saya perkirakan.
>
> Di tempat-tempat yg sempat saya pantau
> (langsung maupun lewat orang lain), memang
> PAN katanya solid, dan ternyata benar;
> tapi rupanya secara nasional itu tidak
> mewakili. Itu cuma mewakili ceruk-ceruk
> saja; yg di Indonesia minoritas.
>
> Tapi kalo gini caranya, saya jadi
> makin yakin kebenaran statement Yogie
> S. Memet: "DPR itu tidak mewakili rakyat
> (Indonesia secara keseluruhan)". ;-)
>
> >Nah, sebagai bahan diskusi kita kali ini, mengapa
> >kita tidak mencoba memberikan analisa bagimana hal
> >ini ini bisa terjadi ? Siapa tahu satu dari sekian
> >analisa kita bisa menjadi input yang baik buat
> >Pengurus PAN dimasa mendatang.
> >
> >Salam,
> >bRidWaN
>
> Yw: ;-)
>