In a message dated 6/28/99 6:57:31 PM Eastern Daylight Time,
[EMAIL PROTECTED] writes:
> Adakah rekan-rekan yang bisa memberikan kelebihan dari diri Megawati agar ia
> dicalonkan jadi presiden?
Irwan:
1.Lebih bisa dipercaya dibanding calon lain.
2.Omongannya lempeng2 saja, sederhana, lebih bisa diterima
oleh rakyat kecil. Ngga banyak janji2 muluk.
3.Dia tahu apa yg menjadi prioritas bagi masyarakat Indonesia
saat ini. Dan inilah yg sedang diperjuangkan olehnya.
4.Tipe pemimpin yg tegar dan pantang menyerah walau banyak
sekali ditekan kiri dan kanan sejak jaman orba dulu.
5.Tipe pemimpin yg mampu membesarkan partai kecil menjadi
partai yg besar yg mengakomodasikan banyak kepentingan
dari banyak golongan atau lapisan masyarakat.
6.Punya karisma yg kuat sebagai pemimpin. Terbukti banyak
omongannya atau seruannya didengar oleh pengikutnya
yg memang terdiri dari berbagai lapisan masyarakat itu.
Mulai dari preman2, supir becak, pemulung, petani, pelajar,
mahasiswa, pengusaha, pengangguran, tukang bakso,
penjaja makanan kecil, ibu rumah tangga, dan masih
banyak lagi lapisan masyarakat yg akan mendengarkan
apa yang dia ucapkan karena masyarakat tahu Megawati
bukan tipe orang yg suka macam2. Dia lempeng2 saja.
7.Tekadnya untuk memperbaiki nasib rakyat kecil bila nanti
dia terpilih menjadi presiden, tidak bisa diganggu gugat
atau diputaralihkan oleh siapapun. Tekad sudah kuat
dan kokoh bagaikan karang untuk memperjuangkan
nasib rakyat kecil. Dan untuk mewujudkan cita2 atau
impiannya itu, dia sadar harus punya power, harus ada
dalam sistem, itulah sebabnya kita lihat dia sering kali
terlalu berhati2 dalam bertindak karena memang yg
akan dia perjuangkan bukan nasib 100 orang, bukan nasib
1000 orang, tapi nasib ratusan juta jiwa yg kini sedang
menunggu pembebasan dari belenggu rejim orde baru.
Dia tampaknya mau meyakinkan diri dulu punya power
dengan menjadi presiden agar mampu memenuhi
keinginan2 rakyat kecil baik itu yg jumlah 100 orang,
1000 orang atau 1 juta orang sekalipun.
8.Tipe pemimpin pemersatu yg memang saat ini sangat
dibutuhkan ditengah gejala disintegrasi yg makin tinggi.
9.Sangat taat akan hukum dan memang salah satu
tekadnya adalah memberlakukan hukum dengan sebagaimana
mestinya.
10.Pemilih PDIP kebanyakan memilih PDIP karena ingin
agar Megawati menjadi presiden dan mereka tidak terlalu
merisaukan hal lain karena mungkin mereka punya keyakinan
Megawati naik jadi presiden, rakyat akan senang. Itulah sebabnya
kita lihat, kampanye2 PDIP sangat konsisten dalam kampanyenya
menyodorkan pilihan Megawati untuk presiden yg tampaknya
diterima dan didukung dengan antusias oleh pemilihnya.
Jadi kalau diperhatikan tampak berbeda dengan apa yg
ada di partai2 lainnya.
Sementara 10 saja dulu. Mudah2an sudah cukup untuk
menggambarkan siapa itu Megawati.
Sekedar informasi saja, Indonesia mengalami krisis yg
sangat berkepanjangan ini awalnya karena krisis
kepercayaan. Cara awal termudah untuk mengatasi krisis ini
adalah dengan mengembalikan kepercayaan tersebut.
Rakyat sudah menyatakan siapa yg mereka percayai.
Tinggal kini para elit politik, khususnya yg akan duduk
nanti di senayan yg jumlahnya hanya 700 orang itu,
menentukan akankah mereka mengikuti kemauan
rakyat ataukah mengikuti kemauan sekelompok
orang tertentu tentunya dengan resiko rakyat
mengamuk karena pengorbanan dan perjuangan
mereka selama ini tidak diabaikan.
Rakyat punya mata dan telinga, punya pensil dan
kertas untuk mencatat siapa2 saja nanti yg mencoba
menggagalkan keinginan rakyat.
jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu