Jangan gitu dong Mas Ali...
Beliau kan orangtua kita juga...meskipun beliau jahat, belum tentu kan
dibenci oleh ALLAH.

:-)

>Saya ini tidak pernah mendoakan seseorang untuk
>kematiannya, tapi untuk soeharto yang selama ini
>selalu mendapatkan "keistimewaan", tentulah FIRAUN
>Indonesia satu ini saya istemewakan juga: Semoga
>berita stroke ini benar, tetapi kematian buat soeharto
>merupakan kebaikan atau kejelekan hanya Tuhan lah yang
>tahu, dan semoga kesehatan Bangsa kita membaik
>..Amin..Amin...Amin....
>
>Kalau article di bawah ini diperhatikan dengan seksama
>ada a few unusual things:
>
>1.  kok check up saja harus dibesuk oleh beberapa
>"tamu-tamu istemewa"
>
>2.  Menurut kebiasaan yang saya lihat selama ini (may
>be I am wrong), kalau orang sudah baca Surah Yasiin
>ini menandakan si patient sudah dalam level "last
>point".  Tetapi sekali lagi hanya Tuhan-lah yang Maha
>Mengetahui.
>
>wassalam
>
>Ali Simplido
>
>Diduga Stroke, Soeharto Dirawat di RS Pertamina
>
>JAKARTA -- Mantan Presiden Soeharto, sejak kemarin,
>dirawat di RS Pertamina Jakarta. Ada kabar ia
>terserang stroke, tetapi ini dibantah oleh kuasa
>hukumnya. ''Pak Harto akan dirawat tiga hari, pulang
>hari Kamis, untuk check up,'' kata Juan Felix
>Tampubolon, kuasa hukum Soeharto.
>
>Menurut Juan Felix, perawatan cukup lama dibutuhkan
>mengingat usia Soeharto sudah lanjut dan kondisi
>kesehatannya sudah turun. Sekalipun begitu, Soeharto
>masih relatif sehat. ''Pak Harto memasuki kamarnya
>dengan berjalan kaki, bukan dengan kereta dorong
>seperti yang diberitakan media,'' tambahnya.
>
>Kondisi Soeharto itu juga dibenarkan oleh Kepala Biro
>Umum RS Pertamina Syahrir B Muhammad. ''Beliau hanya
>melakukan check-up biasa,'' jelasnya kepada puluhan
>wartawan dalam dan luar negeri.
>
>Namun, sumber-sumber lain mengatakan Soeharto dalam
>keadaan tak sadar. Karena itu Juan Felix perlu datang
>untuk mengurus berbagai surat, termasuk warisan.
>
>Juan Felix menjelaskan, selain membesuk, kedatangannya
>memang untuk memenuhi jadwal konsultasi hukum dengan
>mantan presiden itu. Menurutnya, Soeharto memang
>memiliki jadwal check-up hari Selasa, kemarin. ''Jadi
>biasa saja, karena itu pula saya akan melakukan
>konsultasi. Dan, untuk check-up, Pak Harto biasa
>melakukannya hingga dua sampai tiga hari,'' urai Juan
>Felix.
>
>Namun, Juan juga mengakui, mantan presiden ini
>terpaksa
>menjalani pemeriksaan medis intensif selama lebih enam
>jam. Bahkan, hingga berita ini diturunkan, Soeharto
>masih dalam observasi dan pemeriksaan di ruang khusus
>VVIP di lantai VI rumah sakit yang dikenal paling
>canggih dalam penanganan bedah syaraf tersebut.
>
>Berita tentang sakitnya mantan presiden kelahiran
>Kemusuk, Argomulyo, Yogyakarta, 8 Juni 1921, ini
>membuat puluhan wartawan dalam dan luar negeri segera
>mendatangi RS tersebut.
>Tetapi, pada pukul 21.20 ruangan VVIP dikosongkan dari
>wartawan. Mereka lantas berkumpul di lobi RS, menunggu
>perkembangan kesehatan Soeharto.
>
>Sekitar pukul 21.30 pula mantan Menhankam/Pangab
>Jenderal TNI Purn Benny Moerdani datang menjenguk
>didampingi tiga pengawalnya. Setelah itu datang Kasum
>TNI Letjen TNI Sugiyono. Juga tampak seorang ibu
>membawa sekitar 20 surat Yasin ke lantai VI -- tempat
>mantan presiden itu dirawat.
>
>Presiden yang tahun lalu digulingkan oleh aksi
>reformasi mahasiswa ini datang ke RS Pertamina sekitar
>pukul 11.30 WIB, dengan jip Mercedes hitam B-1211-BS,
>diantar beberapa anak dan cucunya, di antaranya Titiek
>Prabowo, Tutut, Sigit dan istrinya Elsye, serta Ary
>Sigit. Sejumlah dokter RS Pertamina dan dokter
>Kepresidenan langsung menangani pimpinan Orde Baru
>tersebut secara intensif.
>
>Pada tahun 1997, Soeharto pernah menjalani perawatan
>dan pengobatan di sebuah klinik penyakit jantung
>terkenal di kota Bad Oyenhausen, Jerman. Selain
>dirawat oleh dokter setempat, saat itu juga ditangani
>oleh ahli jantung Dr Budiman.
>
>Sakitnya Soeharto memang misterius. Kemarin, para
>wartawan cukup lama menunggu keterangan resmi dari
>pihak RS tentang kondisi Soeharto. Beberapa dokter dan
>paramedis serta merta kabur begitu para wartawan
>mencoba mengkonfirmasikan keadaan mantan presiden itu.
>Sejumlah satpam yang dimintai konfirmasi soal waktu
>kedatangan Soeharto pun hanya berani manggut-manggut.
>
>Keterangan resmi dari pihak RS Pertamina baru muncul
>sekitar pukul 16.30 WIB. Menurut Syahrir B Muhammad,
>Soeharto datang ke RS Pertamina atas kepentingan
>general check-up.
>
>General check-up, menurutnya, memang memerlukan waktu
>sedikitnya empat jam. ''Beliau diperiksa mulai mata,
>telingga hingga jantungnya,'' kata Syahrir. Hasil
>medis atas pemeriksaan mantan penguasa selama 32 tahun
>itu diperkirakan baru dapat diperoleh dua hari
>mendatang. Ia juga menolak kabar bahwa Soeharto
>terkena stroke.
>
>Namun, Dr Teguh Ronokosoemo SpS --dokter Kepresidenan
>yang juga dosen FKUI, tidak membantah ketika
>dikonfirmasikan atas kabar serangan stroke yang
>diderita Soeharto. Dokter spesialis syaraf ini hanya
>mengatakan, ''Soal itu saya tidak berhak bicara. Cari
>ketua tim dokter yang menangani pemeriksaan ini.''
>
>Keberadaan Soeharto di rumah sakit elite yang terletak
>di Kebayoran Baru itu sempat membuat suasana RS
>Pertamina hiruk pikuk oleh ulah puluhan wartawan dalam
>dan luar negeri. Apalagi ketika datang mantan Wapres
>Sudharmono dan sejumlah mantan petinggi Orde Baru.
>Tampak pula hadir mantan Menkeh Ismail Saleh dan
>Oetojo Oesman.
>
>Sudharmono, yang datang satu mobil dengan Ismail
>Saleh,
>meluangkan waktu satu jam berada di lantai VI
>tersebut.
>Sebelum meninggalkan RS Pertamina, mantan Wapres itu
>nyaris bungkam atas serangan pertanyaan wartawan.
>''Saya sempat bertemu Pak Harto dan
>berbincang-bincang,'' katanya.
>''Apa yang dibicarakan?'' desak wartawan. ''Saya ya
>berhalo-halo dengan beliau. Itu saja,'' jawab
>Sudharmono sambil langsung memasuki Volvo S90
>hitamnya. Sementara Ismail Saleh dan Oetojo Oesman
>memilih pulang lewat pintu lain untuk menghindari
>serangan pertanyaan wartawan.
>
>Memang hanya tamu-tamu istimewa yang boleh ke lantai
>VI. Wartawan selalu dihalang-halangi untuk bisa
>menembus wilayah itu. Meski begitu, serombongan
>wartawan sempat berhasil mencapai lantai VI melalui
>tangga darurat. Di tempat khusus, yang menurut sumber,
>memang merupakan ruangan khusus pemeriksaan keluarga
>Soeharto itu, tampak sejumlah lebih lima pengawal
>berpakaian safari biru tua dan berbaju batik.
>
>Di ruang tamu ruangan khusus itu tampak karangan bunga
>kiriman Presiden BJ Habibie, keluarga Istana Presiden,
>dan dari Roeslan Abdoelgani. Karangan bunga dari
>Habibie datang pukul 16.30 bertuliskan Semoga Lekas
>Sembuh, dari BJ Habibie dan Hasri Ainun Habibie.
>Sementara karangan bunga dari Roeslan hanya
>bertuliskan Kepada Yth Mas Soeharto, dari Roeslan
>Abdoelgani.
>
>Sementara Soeharto menjalani pemeriksaan intensif, di
>lobi dan pelataran parkir hingga di depan beberapa
>pintu lift RS Pertamina tampak berjaga-jaga pria
>berbadan tegap dengan membawa radio komunikasi. Pada
>saat jam besuk yang dimulai pukul 17.00, sejumlah
>pengunjung mengeluhkan sikap satpam yang
>membentak-bentak dan melarang mereka menggunakan lift
>utama yang berada di depan lobi masuk RS tersebut.
>
>Lepas Maghrib, datang Sudwikatmono dan menyusul
>kemudian kuasa hukum Soeharto, Juan Felix Tampubolon.
>Kepada wartawan, Sudwikatmono hanya berkata singkat,
>''Saya mau nengok dahulu. Tidak ada keterangan yang
>lain dari saya.''
>
>Beberapa jam sebelumnya, tampak Ary Sigit keluar dari
>RS
>                         Pertamina. Ia sempat dikejar
>sejumlah wartawan, namun tak
>                         sepatah kata pun keluar
>darinya. Seorang wartawati yang nekat
>                         menahan pintu mobil sesaat
>sebelum ditutup Ary, tidak juga
>                         mendapat keterangan soal
>kondisi kesehatan kakeknya.
>
>                         Sekitar pukul 17.00, Dandy
>Rukmana tampak pula ke luar dari
>                         RS Pertamina. ''Eyang hanya
>chek-up biasa. Tidak sakit. Biasa
>                         itu. Hanya melakukan
>pemeriksaan rutin,'' kata Dandy.
>                         Dikatakan pula, sejumlah tante
>dan pamannya mendampingi
>                         pemeriksaan itu. ''Ya... cukup
>lengkaplah keluarga kami di atas
>                         sana,'' katanya lirih.
>
>                         Sampai pukul 21.00, adiknya,
>Probosutedjo tak juga pulang
>                         karena mereka membacakan
>ayat-ayat suci Alquran. Pengajian
>                         juga diadakan di rumah suami
>putri sulung Soeharto, Indra
>                         Rukmana. Namun, Indra
>mengatakan pengajian tersebut rutin
>                         dilakukan setiap hari, bukan
>karena ayahnya sedang sakit.
>
>                         Tokoh-tokoh penting lain yang
>juga datang menjenguk, antara
>                         lain Wakil Ketua DPA
>Suhardiman, mantan Wapres Umar
>                         Wirahadikusumah dan istri,
>mantan Menneg UPW Mien
>                         Sugandhi, dan tokoh Pemuda
>Pancasila Yorrys Raweyai.
>
>                         Mien Sugandhi yang berkunjung
>pukul 18.00-18.30
>                         menceritakan ia sempat
>mengobrol dengan Soeharto. Soeharto
>                         waktu itu didampingi putrinya,
>Mamiek. ''Saya lihat sendiri beliau
>                         sehat dan bugar,'' ungkapnya
>pada wartawan.
>
>                         Malah Mien mengutip ucapan
>Soeharto, ''Pemberitaan yang di
>                         televisi itu tidak benar
>karena saya cuma medical check-up
>                         saja.''
>
>                         Indra Rukmana, yang ditemui
>wartawan di kediamannya pukul
>                         22.30 tadi malam, juga
>mengatakan kesehatan mertuanya sudah
>                         dalam keadaan stabil. ''Tetapi
>belum diketahui penyakitnya,
>                         karena sedang dianalisis tim
>dokter. Besok (hari ini --Red) akan
>                         ada konferensi pers dari tim
>dokter RS Pertamina yang
>                         menangani Bapak,'' katanya.
>
>_________________________________________________________
>Do You Yahoo!?
>Get your free @yahoo.com address at http://mail.yahoo.com


______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke