Ah, apa iya ya?
Rabu, 11 Agustus 1999, 16:48 WIB
AS Ingin Mengirim Pasukan Pemelihara
Perdamaian ke Timtim
Washington, Rabu
Amerika Serikat dilaporkan ingin berpartisipasi dalam pasukan
pemelihara perdamaian PBB untuk Timor Timur jika memilih merdeka
dari Indonesia.
Jubir Departemen Luar Negeri AS James Rubin hari Selasa menyangkal
laporan harian The Age bahwa pihaknya akan mengerahkan 15.000
Marinir.
Dikatakan, keputusan apapun yang
berkaitan dengan keikutsertaan
dalam misi perdamaian harus menunggu
sampai PBB memutuskan
apakah akan mengirim atau tidak.
"Laporan bahwa AS merencanakan mengirim
pasukan Marinir
berkekuatan 15.000 personel ke Timtim
adalah salah," tutur Rubin.
"Laporan itu tidak benar. Seseorang
mendapat fakta yang campur aduk."
"Kami akan mempertimbangkan partisipasi
dan kegiatan PBB lebih
lanjut di Timtim dalam mendukung proses
ini," lanjutnya. "Namun kami
tidak memikirkan tindakan AS diluar
konteks PBB sehingga informasi
apapun bahwa kami memiliki rencana
besar-besaran adalah berita yang
disebarkan oleh orang yang berniat baik
yang membuat kesalahan."
United States Information Service
menyatakan, negaranya menyangkal
laporan The Age bahwa AS akan menggelar
15.000 Marinir jika terjadi
pertumpahan darah. "AS tidak memiliki
rencana mengirim pasukan AS
ke Timtim secara terpisah dari PBB
untuk bertindak sebagai pasukan
penjaga perdamaian," katanya.
Sementara itu Sekjen PBB Kofi Annan
mengusulkan penambahan polisi
dari 280 menjadi 460 orang di Timtim.
Selain itu kelompok perwakilan
militer PBB bertambah dari 50 menjadi
300 orang sesudah jajak
pendapat 30 Agustus untuk memutuskan
masa depan
Timtim.(Reuters/AFP/sep)
--
Salam,
Jaya
--> I disapprove of what you say, but I will
defend to death your right to say it. - Voltaire
\\\|///
\\ - - //
( @ @ )
------------oOOo-(_)-oOOo-----------
FNU Brawijaya
Dept of Civil Engineering
Rensselaer Polytechnic Institute
mailto:[EMAIL PROTECTED]
--------------------Oooo------------
oooO ( )
( ) ) /
\ ( (_/
\_)