Yang bersangkutan sendiri saja tidak tahu apakah dia masuk Golkar yang
'putih' atau 'hitam'. Kalau menganggap diri sendiri 'putih' dasarnya
apa? 'Putih'nya dia khan belum tentu 'putih' juga buat yang lain. Namun
kalau dianggap 'hitam' jelas-jelas tidak akan mau.

Jangan-jangan Tuhan-pun tidak tahu hal ini...?????

Maaf ya Tuhan....

Salam,
Budi

Kirim email ke