Yes. I aggree!! Daripada pusing-pusing ngurusin sampah, gimana kalau kita
beresin saja sumber sampahnya ?

Wassalam,

Hardianto Iridiastadi

>Sdr Ali Yth,
>
>Saya rasa tindakan anda memforward email sampah ini (berisi kata-kata
>kotor, "buah-buahan", dll) ke mailing list PERMIAS dan memancing
>perdebatan yang memperkeruh suasana tidak lebih baik dari seorang
>provokator di tanah air.  Despite my disagreement with some points in
>Patrick's email, I think we should support a better environment in our
>mailng list discussions instead of trying to provoke things like this into
>our online community.
>
>Regards,
>--
>Okki Senobroto
>[EMAIL PROTECTED]
>http://www.nawala.com
>
>On Wed, 8 Sep 1999, Ali Simplido wrote:
>
>> Ini ada e-mail dari milis Bincang yang kira2 bisa
>> bikin merah telinga (atau paling tidak, merah
>> mata-lah:-)kalo membacanya.  So if you have comments
>> or disagreements with this e-mail, send it to the
>> author, Patrick [EMAIL PROTECTED]
>>
>> Salam
>>
>> Ali Simplido
>>
>>
>> --- Patrick <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>> > Jawa sebagai Penjajah Indonesia
>> >
>> > Apa yang terjadi Tim-Tim akan me-ngetest
>> > seberapa "keras-kepala" sebetul-nya pemerintah RI
>> > itu.
>> >
>> > Kita semua tahu 100% sebetul-nya si BJH/TNI/POLRI/
>> > dan segala genap pemerintahan RI tidak-sudi
>> > melepaskan
>> > Tim-Tim dari wilayah Indonesia.
>> > Tapi karena malu-malu kucing, dan supaya UANG
>> > dari Bank Dunia, Asia Dev. Bank, dan negara-negara
>> > donor lancar memberi pinjaman ke Indo ... maka
>> > Indo pura-pura memancing ingin memberi "referendum"
>> > ke rakyat Tim-Tim.  Eh tahu-tahu-nya hasil akhir-nya
>> > berantakan ... lalu masuklah TNI/POLRI
>> > mengocok-ngocok situasi di Tim-Tim.  Strategi mereka
>> > persis betul seperti kejadian May 1998, dimana
>> > ribuan Cina-Indonesia diperkosa, dibakar, dibunuh,
>> > dan
>> > gereja-gereja dibakar-bakarin.
>> >
>> >
>> ..deleted...
>>
>> > Sebetul-nya bukan itu yang menjadi permasalahan.
>> > Bila memang pemerintah RI khusus-nya orang-orang
>> > JAWA (baca:  pulau Jawa)  tidak sedemikian
>> > rakus .... tidak-lah mungkin Aceh, Tim-Tim, dan
>> > Irian Jaya ingin pisah dari Indonesia.
>> >
>> > Tapi sejarah Indonesia berkata apa ??
>> > Entah itu PRMS, RMS, Aceh Merdeka,
>> > Papua Merdeka, dan sebagai-nya ....
>> > mereka semua ingin pisah dari Indonesia
>> > karena orang-orang DAERAH merasa
>> > di-JAJAH oleh orang-orang PUSAT (baca: JAWA).
>> >
>> > Bayangin saja :
>> >    --  Irian Jaya diperkosa alam-nya ... 90%+
>> >         uang-nya lari ke Jawa.
>> >    --  Aceh dengan Minyak Mentah ... 90%+
>> >         uang-nya lari ke Jawa
>> >    -- Kalimantan dibabat habis  hutan-nya .... 90%+
>> >        uang-nya lari ke Jawa ke kantong-nya
>> >        Suharto, dan anak-anak-nya.
>> >
>> > Dan saya ingin berterus-terang 100% nih ...
>> > sebetul-nya orang-orang JAWA Indonesia
>> > ada keinginan berkata:
>> >    Bahasa Indonesia adalah Bahasa JAWA.
>> >
>> > Tapi karena malu-malu taik-kucing ....
>> > pemaksaan bahasa Jawa secara nasional
>> > tidak diterapkan.
>> >
>> > Moral of Story:
>> >    "JAVA CENTRALISME" adalah
>> >    motif di belakang seluruh pergolakan
>> >    yang terjadi di Indonesia sekarang ini.
>> >
>> > Singkat kata,  JAWA adalah Penjajah Indonesia.
>> >
>> > -- Patrick
>> > ---------------------------------------------
>> >
>>
>> __________________________________________________
>> Do You Yahoo!?
>> Bid and sell for free at http://auctions.yahoo.com
>>
>>
>>

Kirim email ke