Tunjukan kita peduli akan nasib bangsa ini.
Jangan biarkan pemerintah/penguasa melakukan
tindakan spekulasi atas nasib 200 juta lebih rakyat
Indonesia lainnya hanya karena Timtim yg kelak
sudah akan lepas dari Indonesia. Tidak ada yg perlu
diperjuangkan dan dipertahankan oleh Indonesia
saat ini atas Timtim karena mereka sudah memutuskan
untuk merdeka. Saatnya pemerintah/penguasa lebih
peduli akan nasib 200 juta lebih rakyat Indonesia
lainnya. Untuk masalah keamanan Timtim, pihak
pemerintah/penguasa sudah saatnya untuk bekerjasama
dengan DK PBB.
Kita masih punya agenda nasional lainnya yg jauh
lebih penting dari sekedar Timtim.

Berikut ini suara dari saya sebagai pribadi:
1.Meminta pemerintah untuk mengundang pasukan
keamanan PBB dengan dasar pertimbangan saat ini
pemerintah ingin lebih memfokuskan diri mengatasi
masalah nasional yang jauh lebih penting dari sekedar
Timor Timur.
2.Meminta pemerintah untuk lebih memikirkan nasib lebih
dari 200 juta rakyat Indonesia lainnya ketimbang masalah
Timtim yang pada dasarnya kelak sudah akan memisahkan
diri dari Indonesia.
3.Meminta DPR agar menyerahkan masalah RUU Keselamatan
dan Keamanan Negara (RUU KKN) kepada DPR hasil pemilu 1999
karena memang lebih mewakili suara rakyat yang paling akhir.
Tindakan pengesahan RUU KKN oleh DPR yang sekarang
akan dapat memperparah keadaan.

Mari peduli akan nasib bangsa ini.

ttd
Irwan Ariston Napitupulu

nb: silahkan forwardkan email ini kalau memang
dianggap perlu diketahui oleh pihak lain.

Hubungin nomor2 di bawah ini dan suarakan kepedulian
anda akan nasib bangsa ini yg berada di titik bahaya.


Lokasi di Jakarta dengan kode wilayah (021)
INDOSIAR HOTLINE : 5672222
SCTV HOTLINE : 5825858
RCTI HOTLINE : 5303540
ANTV HOTLINE : 5222086
TPI HOTLINE : 8412473
Bahana FM   7944836 / 39 dan 7944834 (Fax)
A.R.H FM 5323079 / 74 dan 5493118 (Fax)
KISS FM  7540203
SONORA FM  6337783 / 6340641
Female FM  7353664 dan 7355793 (Fax)
Elshinta FM  5868005 / 5861179 dan 5861180 (Fax)
HardRock FM 3908471 / 72 dan 3908473 (Fax)
Mustang FM 7543409 / 7546860 dan 7544450 (Fax)
Star FM 5528980 / 5528981 dan 5528971 (Fax)
SK FM 5360516 / 17
PRO FM 3459151 / 3522181
PASS FM  7200543 dan 7200544 (Fax)
Prambors FM  3140503 (Fax)
Ramako FM 6342707 (Fax)
Pesona FM  7360330 (Fax)
T.M.I FM  7981919 (Fax)
PRO II FM 3522186 (Fax)
TRI JAYA FM  5493118 (Fax)
FM  7194476 (Fax)

Nomer Fax Mass Media Nasional.
Antara   384-352
Kompas   548-6085/548-3581
JakartaPost   549-2685/530-6971
Suara Pembaharuan   801-6131
Republika   780-0420/780-0649
Indonesian Observer   532-8751
Indonesian Times   460-9772
Media Indonesia   581-2102/581-2110
Merdeka   555-6062/555-6063
Suara Karya   798-0746/719-3140
Harian Ekonomi Neraca   830-3942
RRI   385-3764
TVRI   573-2109/573-2140
RCTI   549-3862/522-0384
SCTV   533-0284
Indosiar   573-1184
ANTeve   522-2087
TPI   841-1548
Berita Yudha  794-6993
Jawa Pos   720-4803
Berita Buana   794-3349
Pikiran Rakyat  639-2521/310-7782
Angkatan Bersenjata 345-6870
Harian Terbit   460-3970
Bisnis Indonesia  530-5869
Pelita   390-1412
Tiras   831-3380
Ummat  794-9810
Forum   725-5645

Kirim email ke