Saya nggak tau ato mungkin kurang berita.
Tapi tidak terdengar suara2 dari kubu PDIp Pemenang Pemilu 35 %.
Sibuk Baligate / Lippogate and gate2 lainnya.
Bagaimana ini ?
Faran
--
On Thu, 9 Sep 1999 17:59:51 deddy priadi wrote:
>rekan Anjas (Jeffrey),
>Two wrongs doesn't make one right!......rejim militer dan rejim
>(seolah-olah) sipil Habibie telah membawa negeri ini ke titik yang sangat
>memprihatinkan.
>
>ancaman militer (juga trium viratnya)
>jend. Wiranto, ex letjen. syarwan hamid dan ali alatas juga bahaya.
>Tapi Gus dur, mega dan amien harus buktikan bahwa mereka bisa dan mau
>bargaining dg militer. Partai-partai mereka juga telah menolak RUU KKN
>.Inipun spekulasi kalau BJH mundur (satu bulan sebelum waktunya?).
>
>Tapi, Fakta adalah: Terjadi tragedi kemanusiaan luar biasa di Timor timur
>(seperti di Aceh, ambon, jkt dan di mana-mana di indonesia).
>
>Fakta adalah:Militer tetap ngiyil untuk menggolkan RUU KKN (PKB).
>
>beraksi untuk sikap anti kekerasan !.....
>nasib mereka (dan kita) BUKAN sekedar ego apalagi komoditi !
>
>
>
>wass.
>deddy priadi
>ps: untuk menimbang segala implikasinya tentu adalah saran yang sangat
>bijaksana, namun saya berkeyakinan kebenaran harus disuarakan meskipun
>pahit.
>saya bersikap independen dan terlepas dari opini pers internasional.
>
>
>
>
>
>---- Original Message -----
>From: Jeffrey Anjasmara <[EMAIL PROTECTED]>
>To: <[EMAIL PROTECTED]>
>Sent: Thursday, September 09, 1999 1:34 PM
>Subject: Re: Sikap PERMIAS terhadap perkara Tim-Tim apa?
>
>
>> Bila Permias Portland hendak berdemo silakan tulis dengan
>> besar-besar sebagai Permias LOKAL PORTLAND. Dengan demikian Permias lokal
>> yang lain yang hendak memakai bentuk lain untuk menolong rakyat Timtim
>tidak
>> perlu ikut kena getah.
>>
>> Yang mesti mendapat garis bawah adalah BJH mengakui referendum,
>> semua kandidat presiden juga mengakui referendum. Yang sekarang
>> menjadi masalah berat bagi Indonesia adalah bagaimana keluar
>> dari Timtim tanpa kehilangan muka baik ke luar maupun ke dalam.
>>
>> Indonesia ingin menjaga martabat untuk dinilai mampu menangani
>> masalah dalam negeri. Bila anda meminta UN Troops masuk ke
>> Timtim maka langsung akan berhadapan dengan pemerintah RI.
>> AS sendiri bahkan sudah menyebutkan untuk tidak mengirim pasukan.
>> Sidney Morning Herald yang biasanya demikian getol melakukan
>> agitasi, bahkan hendak memusuhi Jakarta, sudah mengubah warna
>> pemberitaannya. Silakan baca deh.
>>
>> Kita harus cukup bijak dan mampu memahami bahwa kekuatan seperti
>> Australia dan AS - pun tidak akan mampu masuk ke Timtim tanpa
>> ijin Jakarta. Australia getol untuk masuk dan menyiapkan sebuah fregate
>> modern (dan satu fregate modern dari Inggris), kedua fregate ini diklaim
>> berklasifikasi jauh di atas unit kapal Indonesia manapun. Bagaimanapun
>juga
>> kata kunci ada di Jakarta. Dibilang 'No UN Troops', berarti tidak ada
>kapal
>> asing yang akan mendarat di bagian manapun di bumi pertiwi. Tidak ada
>negara
>> bahkan Australia yg punya concern cukup besar untuk mengirim pasukan tanpa
>> ijin Jakarta. Ada lebih dari 4 artikel di SMH yang membahas hal ini hari
>> ini.
>>
>> Satu hal yang paling penting, dan tidak pernah ditulis oleh media
>> manapun adalah potensi militer memegang kendali pemerintahan lagi
>> bila sampai terjadi konflik internasional di Timtim. Dengan
>> demikian perjuangan dan harapan kita dengan munculnya pemerintahan
>> sipil yang berwibawa tidak akan pernah kesampaian. Ingat, seburuk-
>> buruknya pemerintahan BJH, itu merepresentasikan pemerintahan
>> sipil pertama setelah 32 tahun. Bila BJH turun sebelum waktunya
>> baik dikudeta atau dengan cara baik-baik, saya rasa hasil akhirnya adalah
>> pemerintahan militer.
>>
>> Perlu diingat bahwa CNN-pun menulis bahwa situasi di Timtim sudah mereda.
>>
>> Untuk itu rekan-rekan lebih baik mengevaluasi kembali serpihan- serpihan
>> berita baik DN dan LN, dan menimbang implikasi-implikasi
>> jika UN nekad memasukkan pasukan tanpa ijin. Sebetulnya saya rasa
>demo-demo
>> oleh Permias lokal juga akan sayup-sayup basah sampai ke telinga yg
>dituju.
>> Tapi silakan deh ditimbang-timbang, kalau memang dirasa perlu silakan
>> ditindaklanjuti. Siapa tahu manjur.
>>
>> +anjas
>>
>
DC Email!
free email for the community - http://www.DCemail.com