He.. he.. he.... tambah seru nih....
Kalau Baramuli bodoh, kenapa kok bisa sampai jadi gubernur, anggota
DPR/MPR, dan ketua DPA?
Kalau anggota DPR bodoh, kenapa bisa terpilih dari sekian juta rakyat
Indonesia untuk menjadi wakilnya?
Apakah yang bodoh adalah yang memilih mereka? Belum tentu. Karena yang
dia pilih tentu sudah melalui kriteria tertentu yang dia tetapkan, dan
yang jelas, tentu yang dipilih ini adalah 'lebih baik' dari pada yang
tidak terpilih.
Jawaban saya tetap, dua-duanya tidak bodoh, tetapi tidak cukup pintar
(batasannya sengaja dibiarkan terbuka lebar...).
Salam,
Budi
luis holing wrote:
>
> >From: Denny Lumeno <[EMAIL PROTECTED]>
> >Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
> >To: [EMAIL PROTECTED]
> >Subject: Re: Baramuli bertanya
> >Date: Sun, 26 Sep 1999 00:41:03 +0700
> >
> >On Sat, 25 Sep 1999, Budi Haryanto wrote:
> >
> > > Dua-duanya tidak bodoh, tetapi tidak pinter.
> > >
> > > Salam,
> > > Budi
> > >
> > > At 08:59 PM 9/25/99 +0700, you wrote:
> > > >Kemarin ini di layar SCTV, Baramuli bertanya :
> > > >
> > > >"Siapa yang bodoh, anggota DPR atau Baramuli?"
> > > >
> > > >Mungkin ada yang tahu jawabannya ?
> > > >
> > > >
> > > >Salam,
> > > >bRidWaN
> Sebelum menjawab saya pingin bertanya. Apakah pertanyaan
> itu pertanyaan bodoh atau pintar?
>
> ______________________________________________________
> Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com