Inilah bentuk ketamakan dari pejabat. Untuk berjaga-jaga daripada nanti
tidak dapat posisi lebih baik undur diri untuk mendapatkan kursi DPR/MPR.
Nanti kalau ternyata dukungannya menang baru undur diri lagi dari DPR/MPR
dan balik lagi jadi menteri. Kalau dukungannya kalah, tidak apa-apa, masih
jadi anggota DPR?MPR. Lumayan....;)


>From: Yusuf-Wibisono <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Mentri-mentri Berhenti Duluan...
>Date: Sat, 25 Sep 1999 04:49:11 +0700
>
>Sekedar Info Ringan:
>
>Muladi (Selaku Mensesneg) menyatakan sejumlah mentri mundur
>(atau akan mundur) duluan (demi kursi di MPR (dan/atau DPR) yg baru).
>Yaitu:
>
>1. Marzuki Usman
>    Yg pekerjaannya, sebagai mentri investasi akan diambil
>    Giri Suseno (Menhub); sementara pekerjaan parsenbud-nya
>    ke Zuhal (Menristek).
>
>2. Fahmi Idris
>    Selanjutnya urusan tenaga kerja dirangkapkan ke
>    Mentri transmigrasi Hendropriyono. Sementara, urusan
>    keahlian main musik, tetap di tangan Idris Sardi.
>    Yg terakhir ini tentunya tidak ada hubungan apa pun
>    dg mentri siapa pun. ;-)
>
>3. Theo Sambuaga
>    Urusan perumahan selanjutnya dioper ke Rahmadi BS (Men PU).
>
>4. AM. Saefuddin, yg sempat dijuluki sebagai Pak AM,
>    oleh sementara kalangan, karena sentilannya thd Megawati
>    yg kontroversial; dan oleh sejumlah kalangan yg sentimen
>    sempat dijuluki sebagai perpaduan antara Pelawak Bokir
>    dengan HIM Damsyik (Pemeran Datuk Maringgih); undur
>    diri dan rencananya urusan pangan akan dihandle oleh
>    Soleh Solahuddin (Men. Pertanian).
>
>5. Syarwan Hamid, yg tidak ada hubungan darah dg Aktor Hamid Arief,
>    (dan apalagi Benyamin S.), akan melepaskan posisi Mendagri, dan
>    dioperkan ke Feisal Tanjung (Menko Polkam).
>
>;-)

______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com

Kirim email ke