Tukang becak = 0
Mahasiswa = 100 (Kalaumahasiswa UI = 200)
Aparat = -100
Mau bukti? Kejadian yang baru kemarin, maka berita kematian
Yun Hap diberitakan berhari-hari, lengkap dengan lautan jaket
kuning (Nilai = 200). Berita kematian mahasiswa di lampung
cukup sehari jadi headline-nya. Berita kematian pegawai
swasta yg juga mati di Semanggi sifatnya pelengkap saja
(sama dengan tukang becak). Kematian aparat ternyata patut
disyukuri, walaupun jelas-jelas ditabrak dengan sengaja
sampai mati. Masalah aparatnya sedang mengatur lalu lintas
ataupun menghadapi demonstrasi tidak begitu pengaruh.
>From: Nasrullah Idris <[EMAIL PROTECTED]>
>Reply-To: Indonesian Students in the US <[EMAIL PROTECTED]>
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Harga Nyawa Seseorang
>Date: Thu, 30 Sep 1999 15:53:52 +0700
>
> Taroklah terjadi demonstrasi besar-besaran yang bertalian dengan
>"Korban Kemiskinan". Artinya, pembelaan terhadap masyarakat lapisan bawah.
> Demonstrasi itu membawa korban, yaitu sebelas orang meninggal dunia,
>yang terdiri 1 Mahasiswa, 1 Aparat dan 9 Pengemudi Becak.
> Yang menjadi pertanyaan,
> *Berapa harga nyawa untuk pengemudi Becak yang meninggal itu?
> *Berapa Harga nyawa untuk Mahasiswa yang meninggal itu?
> *Berapa Harga nyawa untuk Aparat yang meninggal itu?
>
>
>Salam,
>
>Nasrullah Idris
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com