cara paling gampang menurut saya pribadi yah kita mahasiswa disini yang harus dapat
menunjukkan bahwa kita yang sekolah disini pun belajar untuk tidak kampung dan kuper.
abis kebanyakan dari kita kadang suka kampung dan kuper juga.
mungkin termasuk saya juga.
Faran
--
On Fri, 1 Oct 1999 15:31:14 Emil Rezandi Juni wrote:
>mohon dimaafkan 'kampungan'nya ataupun 'kuper'nya ataupun kekurangan2
>lainnya yang tercermin dari perilaku rakyat indonesia sekarang ini.
>maklumlah mereka sudah terkena pembodohan massal selama minimal 33.5 tahun
>(saya sih curiga sudah ratusan tahun), jadi daripada mencela dan mencaci
>maki sesama bangsa lebih baik anggap saja itu sebagai konsekuensi dari kita
>yang selama ini mau saja dibodohi.
>
>bagi kita-kita yang sadar akan hal ini saya rasa berkewajiban untuk mencari
>jalan keluarnya sekarang, bagaimana supaya tidak bertindak kampungan lagi,
>membiasakan berpikir global dan ke depan, serta yang paling penting adalah
>menghindari saling menyalahkan satu sama lain. karena biar bagaimana itu
>satu kebodohan yang berpuluh tahun ditanamkan juga. sadar nggak ?
>
>sekian,
>
>emilr
>
>At 03:59 PM 10/1/99 -0400, you wrote:
>>Hehehe..
>>ngomongin masalah kampungan menurut saya pribadi sih tergantung dengan
>>tempat dimana kita berpijak.
>>Kali aja menurut wakil mpr yang kampungan itu tindakan mereka itu tidak
>>kampungan.
>>kan hati orang beda2.
>>
>>Menurut saya istilah yang paling tepat buat wakil mpr kita adalah "kuper" -
>>Kurang pergaulan dengan orang berilmu/berpendidikan/ber..ber.. atau mungkin
>>kurang belajar bagaimana bersikap/tingkah yang benar.
>>coba kalo pada mau belajar, dipastikan johnrobert power pasti rame..
>>
>>Faran
>
DC Email!
free email for the community - http://www.DCemail.com