Artikel lengkap bisa dibaca di:
http://www.suarapembaruan.com/News/1999/10/241099/Headline/hl03/hl03.html

Saya tertarik dengan ucapan Dewi Fortuna Anwar.
Kebijakan stick & carrot. Ada yg tahu lebih mendalam
soal kebijakan stick & carrot ini?
Pemikiran dia untuk meleburkan identitas seperti di AS
juga menarik. Mungkin perlu dicari tahu bagaimana dulu
prosesnya di AS sehingga bisa seperti sekarang.
Ada yg punya latar belakang antropologi atau mungkin
sosiologi disini? Apakah mungkin hal ini disebabkan
karena adanya sikap "resistance to change" pada sebagian
besar masyarakat kita?

Ide dari rekan2 ditunggu.
Saya ngga nguasain bidang ini tapi tertarik untuk
tahu lebih jauh.
Terima kasih sebelumnya.

jabat erat,
Irwan Ariston Napitupulu

Kirim email ke